Jemaah haji asal Sumatera Selatan (Sumsel) dijadwalkan mulai kembali ke Tanah Air pada awal Juni 2026. Kloter pertama Debarkasi Palembang akan tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada Selasa (2/6/2026) pagi.
Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumsel Muhibbullah, mengatakan saat ini para jemaah tengah menyelesaikan rangkaian rukun haji berupa Thawaf Ifadhah dan Sa'i sebelum memasuki tahapan pemulangan.
"Mulai pulang pada Selasa (2/6/2026) pagi, untuk saat ini jemaah sedang menyelesaikan rukun haji dengan melaksanakan Thawaf Ifadhah dan Sa'i. Tinggal nanti ketika akan meninggalkan Mekkah melaksanakan Thawaf Wada," kata katanya kepada wartawan, (31/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhibbullah mengungkapkan jemaah yang tergabung dalam gelombang pertama mulai bersiap kembali ke Indonesia. Kloter pertama Debarkasi Palembang dijadwalkan berangkat dari Arab Saudi pada 1 Juni 2026 dan tiba di Palembang keesokan harinya.
"Bagi jemaah gelombang I akan bersiap pulang ke tanah air. Kloter I akan diberangkatkan pulang tanggal 1 Juni 2026 dan sampai di Indonesia pada 2 Juni 2026. Sementara jemaah gelombang II akan menuju Madinah," ungkapnya.
Muhibbullah menjelaskan, Kloter 1 akan mendarat di Bandara SMB II Palembang pukul 06.05 WIB. Kedatangan tersebut menjadi awal proses pemulangan seluruh jemaah haji asal Sumsel dan Bangka Belitung melalui Debarkasi Palembang.
"Kloter pertama dijadwalkan tiba di Bandara SMB II Palembang pukul 06.05 WIB. Setelah proses di bandara selesai, jemaah akan diarahkan ke Asrama Haji Debarkasi Palembang sebelum kembali ke daerah masing-masing," ungkapnya.
Secara keseluruhan, proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Palembang akan berlangsung mulai 2 Juni hingga 24 Juni 2026.
"Secara keseluruhan, proses pemulangan jemaah haji asal Sumsel dan Bangka Belitung melalui Debarkasi Palembang berlangsung mulai 2 Juni hingga 24 Juni 2026," katanya.
Untuk menyambut kepulangan para jemaah, Kementerian Haji dan Umrah Sumsel bersama instansi terkait yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang telah melakukan sejumlah persiapan.
"Kami sudah melaksanakan rapat bersama seluruh instansi terkait yang tergabung dalam PPIH Debarkasi Palembang. Insya Allah semua sudah siap menyambut kedatangan jemaah, baik di bandara maupun di Asrama Haji Debarkasi Palembang," ujarnya.
Menurut Muhibbullah, pihaknya juga telah menerbitkan surat edaran terkait mekanisme penjemputan jemaah untuk mengantisipasi kepadatan saat kedatangan.
"Kami sudah mengatur pola penjemputan agar tidak terjadi penumpukan di bandara maupun asrama haji. Keluarga jemaah diharapkan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan," katanya.
Bagi jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) asal Kota Palembang, keluarga diminta menjemput di titik kumpul KBIHU masing-masing. Sementara jemaah dari kabupaten dan kota lain di Sumsel akan dijemput oleh panitia daerah.
"Untuk jemaah dari daerah, penjemputan akan dikoordinasikan oleh panitia kabupaten dan kota masing-masing. Ini untuk menjaga kelancaran arus kedatangan jemaah," tutupnya.
Muhibbullah menambahkan, persiapan pemulangan jemaah telah dilakukan sejak jauh hari, termasuk pembentukan dan pemantapan petugas PPIH Debarkasi Palembang.
"Persiapan sudah kami lakukan sejak awal. Petugas debarkasi juga telah mengikuti rapat pemantapan sehingga kami optimistis proses pemulangan jemaah berjalan lancar, aman, dan tertib," tutupnya.
(dai/dai)