Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Jambi periode 2026-2031 resmi dipimpin Dr Rafidah. Pelantikan dilakukan di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (3/6/2026), disaksikan langsung Gubernur Jambi Al Haris bersama jajaran pejabat dan otoritas keuangan di daerah.
Momentum pelantikan itu menjadi sorotan karena Al Haris secara terbuka menegaskan pentingnya penguatan ekonomi syariah di Jambi di tengah perubahan ekonomi global dan tantangan sosial masyarakat.
Menurut Al Haris, ekonomi syariah bukan lagi sekadar konsep, tetapi kebutuhan yang harus mulai diterapkan secara nyata di tengah masyarakat. Ia menilai Jambi memiliki modal besar untuk mengembangkan sistem ekonomi berbasis syariah karena mayoritas penduduknya beragama Islam dan ditopang potensi sektor pertanian, perdagangan hingga UMKM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan perkembangan ekonomi dan tantangan global hari ini, kita membutuhkan manajemen ekonomi Islam yang syariah," kata Al Haris.
Ia menegaskan ekonomi syariah tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, melainkan terbuka bagi siapa saja selama dijalankan dengan prinsip keadilan, transparansi dan kemanfaatan bersama.
Al Haris juga menyoroti masih banyak usaha masyarakat yang berjalan tanpa pemahaman ekonomi syariah yang utuh. Karena itu, ia meminta pengurus IAEI Jambi di bawah kepemimpinan Dr Rafidah tidak hanya hadir secara organisasi, tetapi mampu turun langsung memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.
"Tugas pengurus ini bagaimana memberikan edukasi. Banyak usaha di desa yang masih berjalan dengan pola lama," ujarnya.
Ia bahkan menyinggung peluang pembentukan Badan Usaha Syariah di Jambi sebagai bagian dari penguatan sistem ekonomi daerah ke depan. Meski demikian, menurutnya, gagasan tersebut masih membutuhkan kajian lebih mendalam.
Di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi transaksi hingga perubahan pola bisnis masyarakat, Al Haris menilai ekonomi syariah menjadi salah satu jalan untuk membangun sistem ekonomi yang lebih adil dan tidak hanya berorientasi keuntungan semata.
Dalam pelantikan itu turut hadir Sekjen IAEI Pusat Sutan Emir Hidayat, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi Mahbud Dariyanto, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Kepala OJK Jambi serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan tamu undangan lainnya.
Di akhir sambutannya, Al Haris meminta kepengurusan baru DPW IAEI Jambi segera bergerak dan melahirkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. "Saya menunggu action-nya," tegas Al Haris.
(dai/dai)