Proses melamar kerja tidak hanya menyiapkan resume, cv, dan cover letter. Pelamar mesti melewati tahapan wawancara dengan HRD atau calon atasan secara langsung. Untuk itu, perlu memahami contoh pertanyaan wawancara kerja serta cara menjawabnya.
Dilansir buku Interview Kerja: Bagaimana Mendapatkan Pekerjaan yang Anda Inginkan Dengan Menaklukan Interview oleh Gita Susilawati Dewi, wawancara kerja merupakan proses akhir pemilihan karyawan baru yang dilakukan oleh perusahaan atau pencari kerja.
Tahapan Wawancara Kerja
Interview atau wawancara biasanya terbagi menjadi dua bagian. Pertama, wawancara dengan HRD yang akan menilai kepribadian dan kecocokan budaya kerja. Kedua, user interview atau wawancara dengan calon atasan yang akan menguji kemampuan teknis, pengalaman, dan logika pemecah masalah pada posisi yang dilamar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Interview HRD
HRD atau Human Resource Department biasanya berfokus memastikan kandidat yang tepat secara keseluruhan tanpa memiliki catatan merah atau red flag. HRD akan menilai soft skill, motivasi, dan kesesuaian nilai pelamar dengan budaya perusahaan.
Pertanyaan yang sering ditanyakan biasanya bersifat umum atau yang berkaitan dengan personal pelamar. Dari pertanyaan itu akan dikaitkan dengan budaya perusahaan. Bila sesuai, maka pelamar akan masuk daftar hijau.
Pada proses ini, cobalah untuk bersikap jujur, ramah, dan percaya diri. Kuasai isi CV secara menyeluruh dan tunjukkan antusiasme tinggi untuk bergabung dengan perusahaan. Ingat, posisimu saat wawancara adalah 'menjual' persona dan kemampuan agar HRD terpikat.
2. Interview User (Calon Atasan)
User adalah orang yang akan menjadi bos atau rekan kerja secara langsung. Dalam hal ini user bisa lebih dari satu, tergantung dari perusahaan yang dilamar. Namun yang pasti, mereka ingin memastikan pelamar benar-benar bisa dan mampu melakukan pekerjaan di posisi yang dilamar.
Tujuan user mengulik pelamar adalah untuk menggali keterampilan teknis, pengalaman, pemahaman terhadap job yang dilamar, serta sikap ketika mengatasi masalah di lapangan. Pertanyaannya masih bersifat umum, tetapi tidak membahas personal, melainkan mengenai pekerjaan atau job desk.
Biasanya user ingin mengetahui keseriusan pelamar terhadap jobdesk yang dilamar, benar-benar menguasai atau tidak. Pada posisi ini gunakan metode STAR; situation, task, action, dan result. Berikan contoh spesifik dengan menggunakan istilah teknis yang tepat sesuai bidang, dan tunjukkan logika berpikir sistematis.
11 Pertanyaan Wawancara Kerja Lengkap Jawabannya
Dari penjabaran di atas, bisa kita uraikan lebih mendalam melalui 11 pertanyaan berikut ini. Pertanyaan ini biasanya sering ditanyakan dan sudah menjadi rahasia umum. Karena itu, pahami cara menjawabnya.
1. Ceritakan Tentang Diri
Pertanyaan ini kerap menjadi pembuka interview dan bisanya HRD akan mendengar jawaban sekaligus memperhatikan CV pelamar. Fokuslah pada latar belakang pendidikan, pengalaman relevan, kemampuan yang mendukung. Hindari membahas detail pribadi yang ada di CV.
Contoh Jawaban: "Saya merupakan lulusan (tulis lulusan terakhir) yang minat tinggi di bidang (pekerjaan yang dilamar). Selama (kuliah/kerja/sekolah), saya aktif (pencapaian yang berkaitan dengan jobdesk yang dilamar)."
2. Apa Kelebihan Kamu?
Pertanyaan ini menjadi kesempatan untuk pelamar mempromosikan diri dan kemampuan yang dimiliki. Beritahu dengan percaya diri kelebihanmu yang berkaitan dengan pekerjaan.
Contoh Jawaban:"Saya memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik, sehingga bisa menyusun skala prioritas untuk menyelesaikan tugas secara tepat waktu. (Bisa tambahkan lagi kelebihan untuk membuat HRD percaya)."
3. Apa Kelemahan Kamu?
Pada bagian ini, detikers perlu jujur tetapi tidak merendahkan diri. Jangan sampai jawaban yang kamu utarakan menjadi awal penyesalan. Sebutkan saja kekurangan yang dimiliki dengan menjelaskan secara konkret dan sertakan solusi mengatasinya.
Contoh Jawaban: "Saya cenderung pelupa, tetapi saya mengatasinya dengan selalu mencatat pekerjaan penting di buku catatan dan memasang alarm pengingat."
4. Mengapa Tertarik Melamar di Posisi Ini?
Tunjukkan bahwa posisi yang dilamar ini sesuai dengan passion, latar belakang pendidikan, dan pengalaman yang dimiliki.
Contoh Jawaban: "Saya menyukai lingkungan kerja yang cepat dan inovatif seperti di perusahaan ini. Karena itu, saya bisa mengimplementasikan kemampuan yang dimiliki secara maksimal serta bertumbuh."
5. Apa yang Kamu Ketahui Tentang Perusahaan Kami?
Pertanyaan ini bisa juga ditanyakan untuk melihat ketertarikan dan pemahaman pelamar terhadap perusahaan. Dengan begitu, lakukan riset mendalam mengenai profil perusahaan, budaya kerja, produk, hingga visi misi sebelum wawancara.
Contoh Jawaban: "Perubahan (sebutkan namanya) merupakan (jelaskan hasil riset yang didapatkan)."
6. Mengapa Kami Harus Menerima Kamu?
Jelaskan secara profesional, skil yang dimiliki dan menjadi pembeda dengan kandidat lain. Jawablah seolah-olah sedang menjual sesuatu kepada pewawancara.
Contoh Jawaban: "Saya memiliki kemampuan (jelaskan kelebihan yang dimiliki dan keunikan yang dapat menunjang kinerja bekerja untuk perusahaan)."
7. Apa Rencana Dalam 5 Tahun ke Depan?
Tunjukkan bahwa karier yang kamu miliki sejalan dengan pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.
Contoh Jawaban: "Dalam 5 tahun ke depan, saya ingin menjadi manajer di tim Social Media melalui pengembangan hard skill dan soft skill d perusahaan ini."
8. Apa Kontribusi yang Bisa Diberikan?
Hubungan pencapaian masa lalu dengan manfaat yang bisa diberikan agar calon atasan bisa mendapat bayangan cara kerja dan kinerja pelamar.
Contoh Jawaban: "Dengan pengalaman meningkatkan (jelaskan pencapaian yang sudah dilakukan) di perusahaan sebelumnya. Saya yakin bisa melakukan lebih jauh lagi di perusahaan ini."
9. Mengapa Mengundurkan Diri dari Pekerjaan Sebelumnya?
Pertanyaan ini bisa mengecoh sikap profesional pelamar. Karena itu, hindari menjelekkan perusahaan lama dan fokus pada keinginan mencari tantangan atau ilmu baru.
Contoh Jawaban: "Saya ingin mencari lingkungan kerja baru yang memungkinkan saya memaksimalkan skill yang telah saya peroleh sebelumnya."
10. Bagaimana Cara Kamu Menghadapi Stres atau Tekanan Kerja?
Ceritakan metode praktis yang bisa dilakukan agar tetap tenang dan produktif selama bekerja di bawah tekanan.
Contoh Jawaban: "Biasanya saya akan istirahat sebentar untuk menenangkan pikiran, lalu menganalisis masalah yang sedang dihadapi lalu mencari solusi efektifnya."
11. Ada yang Ingin Ditanyakan?
Pewawancara akan memberikan kesempatan untuk pelamar bertanya perihal pekerjaan atau perusahaan. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan ketertarikan lebih dalam terhadap perusahaan atau budaya kerja.
Contoh Jawaban: "Apa tahapan rekrutmen setelah interview ini dan seperti apa tantangan terbesar posisi ini di perusahaan"
Nah, itulah 11 pertanyaan yang kerap muncul saat wawancara kerja dengan HRD atau user. Jangan lupa dipelajari dan dipahami, ya. Semoga berhasil.
Simak Video "KuTips: Tips Jawab Pertanyaan 'Mau Gaji Berapa? Saat Interview Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)