Polres Babar Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Kebun, Hasil Panen untuk SPPG

Polres Babar Sulap Lahan Eks Tambang Jadi Kebun, Hasil Panen untuk SPPG

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Senin, 08 Jun 2026 21:41 WIB
Polres Babar panen raya semangka.
Foto: Polres Babar panen raya semangka. (Dok. Polres Bangka Barat)
Bangka Barat -

Polres Bangka Barat (Babar) berhasil menyulap lahan kritis eks tambang timah menjadi area perkebunan semangka. Bahkan hasil panen perdana dijual ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Belitung untuk memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Panen raya semangka dilaksanakan, pada Senin (8/6/2026) di Lahan Ketapang Polres Bangka Barat, tepatnya di Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok. Lahan 1,8 hektare itu disulap menjadi lahan produktif bersama Kelompok Tani Belo Maju. Hari ini, mereka panen perdana semangka seberat 15 ton.

"Lahan ini sebelumnya merupakan lahan kritis, kurang produktif. Melalui semangat kolaborasi bersama Kelompok Tani Belo Maju, kami mengolah lahan tersebut hingga menghasilkan 15 ton semangka pada panen perdana ini," jelas Kapolres Babar AKBP Pradana Aditya Nugraha, Senin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, program pemanfaatan lahan tersebut sekaligus sebagai dukungan Polres Bangka Barat terhadap program ketahanan pangan nasional. Termasuk mendorong produktivitas sektor pertanian di daerah.

"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat memberikan nilai ekonomi apabila dikelola secara serius dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan memanfaatkan lahan yang tersedia," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Aditya menyebutkan semangka hasil panen tersebut kemudian dijual oleh kelompok tani ke salah satu SPPG di Belitung. Kata dia, semangka-semangka itu telah dipesan sebelum dilakukan panen raya.

"Kurang lebih ada 7 ton semangka yang dijual ke SPPG di Belitung untuk memenuhi kebutuhan MBG. Dan ini telah dipesan jauh hari sebelum panen," tambahnya.

Panen raya juga dihadiri oleh Bupati Bangka Barat Markus, Dandim 0431/Babar, Kejaksaan Negeri hingga tokoh masyarakat. Markus mengapresiasi langkah Polres Babar atas keberhasilan menyulap lahan kritis menjadi produktif.

"Saya memberikan apresiasi kepada Kapolres Babar AKBP Pradana Aditya Nugraha yang telah menghadirkan sebuah inspirasi nyata bagi para petani. Apa yang dilakukan beliau membuktikan bahwa lahan kritis bukan berarti tidak bisa dimanfaatkan. Dengan kemauan, inovasi, dan kerja sama yang baik, lahan seperti ini dapat berubah menjadi lahan produktif yang menghasilkan," kata Markus.

"Kepada petani, saya ingin menyampaikan agar tidak takut mengelola lahan yang dianggap kritis. Hari ini kita melihat langsung hasilnya. Dari lahan yang sebelumnya kurang produktif kini mampu menghasilkan 15 ton semangka. Ini adalah bukti nyata keseriusan Kapolres Bangka Barat dalam mendukung ketahanan pangan dan memberikan inspirasi kepada masyarakat, khususnya para petani," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Perwakilan Kelompok Tani Belo Maju, Yanto. Ia bersama para petani mengapresiasi ide dan dukungan pihak kepolisian yang telah menyulap lahan kritis menjadi produktif.

"Beliau memiliki gagasan yang luar biasa dalam pemanfaatan lahan. Lahan yang sebelumnya merupakan lahan kritis dan kurang produktif, kini bisa menjadi lahan pertanian yang menghasilkan dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Yanto singkat.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads