Detik-detik Petani di OKI Tersambar Petir hingga Sebabkan Satu Tewas

Sumatera Selatan

Detik-detik Petani di OKI Tersambar Petir hingga Sebabkan Satu Tewas

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Kamis, 11 Jun 2026 18:21 WIB
Ilustrasi
Foto: Ilustrasi jasad korban (Dok.BeritaKlik)
OKI -

Pria bernama Iskandar (56) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan tewas tersambar petir saat sedang menanam padi di sawah. Sementara istrinya, Ladiarti (58) yang juga tersambar petir dilaporkan selamat, namun mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi di persawahan Dusun IV (Pematang Ketapang), Desa Berkat, Kecamatan Sirah Pulau (SP) Padang, Kecamatan OKI, Sumsel pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pasangan suami istri (pasutri) tersebut bekerja menanam padi di sawah mereka sejak pagi dan beraktivitas seperti biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun menjelang sore hari, cuaca berubah mendadak gelap gulita, hujan deras disertai angin kencang dan sambaran petir di area persawahan. Diduga karena posisi mereka berada di tengah sawah, keduanya kesulitan mencari tempat berteduh.

Sehingga membuat keduanya tetap berada di lokasi sambil menunggu hujan sedikit meredah. Akan tetapi, saat itu petir menyambar tepat di area tempat keduanya berdiri.

ADVERTISEMENT

"Iya telah terjadi warga tersambar petir saat sedang bertanam padi di sawah ketika hari hujan gerimis," kata Kapolsek SP Padang Iptu Ade Candra Saputra, Kamis (11/6/2026).

Akibat kejadian itu, Iskandar tewas akibat tersambar petir. Melihat hal tersebut, Ladiarti langsung meminta pertolongan ke warga sekitar. Ladiarti selamat dalam kejadian itu, akan tetapi mengalami luka di pergelangan tangan.

"Akibat kejadian tersebut, korban Iskandar mengalami luka bakar pada leher bagian depan berupa garis lingkar di leher dan meninggal dunia," tulisnya.

Candra mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, seperti hujan deras, angin kencang dan sambaran petir. Apalagi beraktivitas di lahan terbuka seperti sawah memiliki risiko yang sangat tinggi.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads