Kapan Malam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah? Lakukan Amalan-amalan Ini

Kapan Malam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah? Lakukan Amalan-amalan Ini

Bagus Nugroho - detikSumbagsel
Minggu, 14 Jun 2026 19:00 WIB
Close-Up Of Illuminated Lamp Against Lighting Equipment
Foto: Ilustrasi Tahun Baru Islam (Getty Images/EyeEm Mobile GmbH)
Palembang -

Sebentar lagi umat Islam akan menyambut datangnya 1 Muharram 1448 Hijriah. Oleh karena itu, informasi mengenai kapan malam pergantian Tahun Baru Islam ini menjadi salah satu hal penting yang layak diketahui.

Sebagai informasi, pergantian hari dalam kalender Hijriah dan Masehi, berbeda satu sama lain. Hal itu juga berdampak pada waktu tepat pergantian Tahun Baru Islam.

Lantas kapan waktu untuk Malam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah? Berikut detikSumbagsel sajikan informasinya. Yuk, simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapan Malam Tahun Baru Islam?

Mengacu pada kalender Hijriah terbitan Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Dengan demikian, malam tahun baru Islam 1448 Hijriah akan dimulai sejak matahari terbenam atau pada waktu Magrib pada Senin, (15/6/). Hal ini dikarenakan perbedaan sistem penanggalan Hijriah dan Masehi. Di mana pada penanggalan Hijriah, pergantian hari dimulai setelah terbenamnya matahari.

ADVERTISEMENT

Tetapi, tanggal tersebut masih bersifat prediksi dan perlu menunggu hasil sidang isbat serta pemantauan hilal yang akan dilakukan Kementerian Agama pada akhir bulan Dzulhijjah 1447 H nanti.

Kenapa Penanggalan Tahun Baru Islam Selalu Berubah?

Kerap ada pertanyaan yang menanyakan mengapa tanggal Tahun Baru Islam selalu berubah setiap tahunnya, berbeda dengan penanggalan Masehi yang selalu sama di tanggal 1 setiap tahunnya.

Hal ini dikarenakan kalender Hijriah menggunakan sistem peredaran bulan (qamariyah) yang terdiri dari 354 atau 355 hari dalam satu tahun. Tentunya ini berbeda dengan sistem kalender Masehi yang menggunakan sistem peredaran matahari dengan jumlah 365 hingga 366 hari.

Sebab itu, tanggal-tanggal penting dalam kalender Islam, termasuk 1 Muharram, akan selalu berubah sekitar 10 hingga 11 hari lebih awal setiap tahunnya dalam kalender Masehi.

Amalan Tahun Baru Islam

Dilansir dari laman Baznas, Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia, Universitas Tazkia, dan sumber lainnya. Berikut sejumlah amalan Tahun Baru Islam, antara lain:

1. Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun

Cara menyambut datangnya tahun baru Islam yang pertama, adalah dengan membaca doa akhir tahun dan awal tahun. Doa akhir tahun dapat dibaca sebelum Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah, sedangkan doa awal tahun dibaca setelah Maghrib pada tanggal 1 Muharram.

Doa Akhir Tahun:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Arab Latin: Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana abduka, wa ana 'ala ahdika wa wa'dika ma istata'tu, a'udzu bika min sharri ma sana'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya, wa abu'u bidzanbi faghfir li fa innahu la yaghfirudh-dzunuba illa anta.

Artinya:

"Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada janji-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."

Doa Awal Tahun:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي لِسَانِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَمِنْ فَوْقِي نُورًا وَمِنْ تَحْتِي نُورًا وَمِنْ أَمَامِي نُورًا وَمِنْ خَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

Arab Latin: Allahumma aj'al fi qalbi nuran wa fi lisani nuran wa fi sam'i nuran wa fi basari nuran wa min fawqi nuran wa min tahti nuran wa min amami nuran wa min khalfi nuran wa aj'al li nuran.

Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah di hatiku cahaya, di lisanku cahaya, di pendengaranku cahaya, di penglihatanku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, di depanku cahaya, di belakangku cahaya, dan berikanlah aku cahaya."

2. Menyiapkan Diri untuk Puasa Sunnah

Di bulan Muharram, terdapat puasa sunnah yang dapat dikerjakan untuk menyempurnakan pahala. Pada tanggal 9 Muharram, umat muslim dapat melaksanakan puasa Tasu'a. Sehari setelahnya, 10 Muharram, ada puasa Asyura yang juga dapat dikerjakan umat muslim karena memiliki keistimewaannya tersendiri.

3. Meneladani Semangat Hijrah Rasulullah SAW

Tahun Baru Hijriah identik dengan peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan hanya sekadar perpindahan tempat semata, melainkan juga perubahan menuju hidup yang lebih baik.

4. Berdzikir

Sama seperti awal bulan lainnya, permulaan bulan Muharram dapat diisi dengan berdzikir dengan mengingat Allah SWT, seperti membaca takbir, tahlil, tasbih, dan istighfar.

5. Tadarus Al-Quran

Salah satu amalan Tahun Baru Islam yang dapat dilakukan, terutama saat memasuki hari pertama bulan Muharram adalah tadarus Al-Quran. Tadarus adalah membaca Al-Quran untuk memperdalam pemahaman atau menjaga hafalan, sering kali dalam praktiknya melibatkan orang lain sebagai penyimak.

6. Bertaubat

Tahun baru ini juga dapat menjadi momen untuk memperbanyak istighfar dan bertaubat kepada Allah SWT. Muharram sebagai satu dari empat bulan suci sangat tepat digunakan untuk membersihkan hati dari dosa dan kembali pada jalan yang diridhai Allah SWT.

7. Menyambung Silaturahmi

Salah satu amalan yang terlihat sederhana namun bernilai adalah menyambung tali silaturahmi, termasuk di malam 1 Muharram. Bersilaturahmi dapat mempererat kembali hubungan dengan keluarga, kerabat, teman, dan tetangga.

Di malam tahun baru nanti cobalah untuk berkomunikasi seperti menanyakan kabar, meminta maaf, atau sekadar menyapa melalui pesan singkat. Hal kecil seperti ini dapat menjadi langkah awal dalam memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang.

Demikian informasi mengenai kapan Tahun Baru Islam 2026 lengkap alasan kenapa selalu berubah dan amalannya. Semoga bermanfaat, ya!

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads