Puasa sunnah di bulan Muharram merupakan salah satu amalan yang paling baik setelah Ramadan. Hal ini menunjukkan bulan Muharram memiliki keutamaan yang luar biasa. Lantas, kapan jadwal puasa Muharram 2026 dimulai?
Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah. Rasulullah SAW pertama kali hijrah ke Madinah pada bulan ini, sehingga dijadikan sebagai penanggalan Hijriah dalam Islam. Allah SWT memuliakan bulan ini hingga disebut sebagai syahrullah, bulan Allah.
Karena itu, mengerjakan puasa sunnah di bulan Muharram sangat dianjurkan. Ada banyak macam puasa yang bisa dilaksanakan, mulai dari Asyura, Tasu'a, Senin Kamis, hingga ayyamul Bidh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejarah Puasa Muharram
Pada bulan Muharram berlangsung penyelamatan Nabi Musa AS dari kejaran Firaun. Allah menunjukkan kebesarannya dengan cara membela lautan agar hambanya dapat menjauh dari Firaun. Sebagai rasa syukur dilakukan puasa pada bulan tersebut.
Alasan itulah yang membuat puasa sunnah di bulan Muharram paling utama setelah Ramadan. Dilansir Kemenag Jabar, dasar utama kemuliaan puasa Muharram adalah sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:
"Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram. Dan salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam." (HR. Muslim).
Jadwal Puasa Muharram 2026
Rasulullah SAW mengerjakan puasa pada tanggal 10 Muharram. Ini dikenal dengan puasa Asyura. Ia juga menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa sebelum Asyura yakni Tasu'a pada 9 Muharram untuk menghindari kesamaan dengan ibadah Yahudi.
Selain itu, bisa juga mengerjakan puasa 1 Muharram, Senin Kamis, hingga puasa Nabi Daud. Sebagai informasi, Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.
Dari ketetapan tersebut, inilah tujuh jadwal puasa sunnah di bulan Muharram 1448 Hijriah/2026 yang perlu diketahui dan diingat tanggalnya.
- Puasa 1 Muharram: Selasa, 16 Juni 2026
- Puasa Tasu'a: Rabu, 24 Juni 2026
- Puasa Asyura: Kamis, 25 Juni 2026
- Puasa Hari Senin: 22 dan 29 Juni 2026, 6 dan 13 Juli 2026
- Puasa Hari Kamis: 18 dan 25 Juni 2026, 2 dan 9 Juli 2026
- Puasa Ayyamul Bidh: 28, 29, dan 30 Juni 2026
- Puasa Nabi Daud: Selang-seling, sehari puasa, sehari tidak
Niat Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Mengerjakan puasa dimulai dengan niat sebagai bentuk memantapkan hati melakukan ibadah sunnah. Setiap puasa memiliki bacaan niat yang berbeda-beda. Inilah alasan diperlukan membaca niat, agar puasa yang dikerjakan sesuai kaidah. Berikut bacaan lengkap niat puasa sunnah di bulan Muharram.
1. Niat Puasa 1 Muharram
نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shaumal Muharrami lilâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa Muharram karena Allah ta'âlâ."
2. Niat Puasa Tasu'a
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin'an adâ'i sunnatit Tasû'â lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasu'a esok hari karena Allah SWT."
3. Niat Puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma Âsyûrâ-a lilâhi ta'âlâ.
Artinya, "Saya niat puasa Asyura karena Allah ta'âlâ."
4. Niat Puasa Hari Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah ta'âlâ."
5. Niat Puasa Hari Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma yaumil khamîsi lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah ta'âlâ."
6. Niat Puasa Ayyamul Bidh
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shouma ayyaamil biidh sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat puasa ayyamul bidh, sunah karena Allah Ta'ala."
7. Niat Puasa Nabi Daud
نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سَنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma dâwuda lillahi ta'âlâ
Artinya: ""
Demikian, jadwal puasa sunnah di bulan Muharram lengkap bacaan niatnnya. Semoga membantu, ya.
Simak Video "Kapan Waktu Terbaik Niat Puasa: Saat Tarawih atau Sahur?"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
