Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menuntaskan seluruh layanan debarkasi haji 1447 Hijriah/2026 M. Sebanyak 6.984 jemaah dari 16 kelompok terbang (kloter) telah dipulangkan melalui bandara tersebut dengan proses yang diklaim berjalan aman dan lancar.
Ribuan jemaah yang tiba melalui debarkasi Palembang terdiri dari jemaah asal Sumatera Selatan dan jemaah haji antara dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dari total 6.995 jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci, sebanyak 11 orang dilaporkan wafat maupun sakit selama pelaksanaan ibadah haji.
Kloter terakhir tiba di Bandara SMB II Palembang menggunakan pesawat Boeing 777-300 ER milik Saudia Airlines yang mendarat sekitar pukul 16.25 WIB. Selanjutnya, seluruh jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Sumatera Selatan untuk menjalani proses pemulangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab mengatakan seluruh rangkaian operasional debarkasi haji tahun ini berjalan sesuai prosedur berkat koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
"Alhamdulillah seluruh proses debarkasi haji tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dengan kembalinya 6.984 jemaah melalui Bandara SMB II. Hal ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi yang solid dari seluruh pihak terkait," kata Syaugi.
Syaugi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan haji, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, TNI, Polri, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, maskapai penerbangan, hingga petugas bandara.
Syaugi berharap seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air memperoleh predikat haji mabrur.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan angkutan haji tahun ini. Selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji, semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur," pungkasnya.
(dai/dai)
