Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Pemadaman dilakukan dengan helikopter water bombing, karena berpotensi meluas dan sulit dijangkau.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan lokasi karhutla berada di dua titik wilayah Desa Setia Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Muba, Rabu (2/7/2026). Operasi pemadaman dilakukan melalui jalur udara dengan 30 kali water bombing.
"Pemadaman karhutla di Setia Jaya, Muba, dilakukan dengan 30 kali water bombing. Ada dua lokasi yang terbakar," ujar Sudirman, Kamis (3/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemadaman di wilayah itu dilakukan dengan dua sorti. Di titik pertama, helikopter menjatuhkan air sebanyak sembilan kali water bombing dan berhasil dipadamkan.
Sementara pada titik kedua, upaya pemadaman dilakukan dengan 21 kali water bombing.
"Api berhasil dipadamkan. Luas lahan yang terbakar tak sampai meluas, hanya sekitar 1 hektare di masing-masing titik atau total 2 hektare," katanya.
Menurut Sudirman, operasi pemadaman melalui udara dilakukan untuk mempercepat pengendalian api, terutama di lokasi yang sulit dijangkau oleh tim darat.
BPBD Sumsel mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi cuaca pada musim kemarau membuat api mudah menyebar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas.
(csb/csb)
