Detik-detik Lansia Ditemukan Tewas di Bekas Galian Prabumulih

Sumatera Selatan

Detik-detik Lansia Ditemukan Tewas di Bekas Galian Prabumulih

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Rabu, 08 Jul 2026 17:01 WIB
Petugas saat mengevakuasi jasad korban
Petugas saat mengevakuasi jasad korban (foto: Istimewa/Polres Prabumulih)
Prabumulih -

Pria berinisial MY (63) di Kota Prabumulih ditemukan tewas di lokasi bekas galian Pertamina, dugaan sementara korban tewas karena bunuh diri. Korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya.

Jenazah korban ditemukan di lokasi galian Pertamina Si Hombing, tepatnya di dekat kebun karet, Kelurahan Sungai Medang, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 13.10 WIB.

Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh dua orang yang sedang menjala ikan di sekitar lokasi. Pada saat saksi hendak turun ke dalam air, saksi melihat ada seperti boneka mengambang di air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah didekati dan dilihat lebih jelas, ternyata mayat yang telah mengambang, lalu kedua saksi menemui Bhabinkamtibmas dan perangkat kelurahan Sungai Medang. Tim Satreskrim Polres Prabumulih dan Tim INAFIS Polres Prabumulih kemudian mendatangi TKP dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.

Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana mengatakan sebelum ditemukan tewas, istri korban sempat membuat laporan polisi bahwa korban meninggalkan rumah sejak Minggu (5/7/2026) sore.

ADVERTISEMENT

"Korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya. Hasil pemeriksaan di rumah sakit, bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga juga, korban diketahui sudah beberapa kali melakukan aksi percobaan bunuh diri, namun berhasil digagalkan. Dugaan sementara korban tewas karena bunuh diri.

"Menurut keterangan saksi keluarga, korban pernah 3 kali mencoba bunuh diri di sekitar lokasi kejadian, namun percobaan tersebut diketahui oleh anak korban sehingga gagal. Korban juga memiliki riwayat penyakit menahun (asam urat)," ujarnya.

Namun pihaknya masih melakukan pendalaman dan mengambil keterangan saksi-saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Pihak keluarga korban sudah ikhlas atas kepergian korban dan menganggap hal tersebut sebagai musibah.

"Sementara demikian (bunuh diri), namun penyidik terus melakukan pemeriksaan keterangan dari saksi-saksi lain, untuk menguatkan dugaan tersebut atau ada sebab lainnya," jelasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads