Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) berpotensi diguyur hujan ringan dalam sepekan ke depan. Kondisi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer dan aliran massa udara yang masih didominasi angin timuran.
Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Siswanto mengatakan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Sumsel pada periode 9-14 Agustus 2026 menunjukkan aliran massa udara di sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi oleh angin timuran.
"Aliran massa udara di sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi oleh angin timuran yang berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan di wilayah Sumsel," ujar Siswanto, Sabtu (8/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, hujan ringan berpeluang terjadi terutama di sejumlah wilayah Sumsel yang berbatasan dengan Bengkulu. Wilayah tersebut meliputi Musi Rawas Utara hingga Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.
"Potensi hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah yang berbatasan dengan Bengkulu yaitu Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Muara Enim, Empat Lawang, Lahat, Pagar Alam, dan OKU Selatan," katanya.
Selain potensi hujan, BMKG juga mencatat suhu udara tertinggi di Sumsel mencapai 34,7 derajat Celsius. Suhu tersebut tercatat di Stasiun Meteorologi (Stamet) Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II).
"Suhu udara tertinggi di Agustus tercatat tertinggi 34,7 derajat Celcius pada 8 Agustus 2026," tukasnya.
