PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyiagakan 67 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk melayani pemudik pengguna kendaraan listrik selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. SPKLU tersebar di 40 lokasi di seluruh wilayah Lampung.
General Manager PLN UID Lampung Rizky Mochamad mengatakan lokasi SPKLU berada di sejumlah titik strategis di sepanjang ruas Tol Trans Sumatera yang menjadi jalur utama pemudik menuju Pulau Sumatera hingga jalan arteri.
Rizky juga bilang pihaknya juga menyiapkan tiga unit SPKLU darurat untuk mengantisipasi kondisi tertentu jika pemudik membutuhkan pengisian daya di luar titik SPKLU yang tersedia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebanyak 67 SPKLU telah kami siapkan di berbagai lokasi strategis. Selain itu, kami juga menyiagakan tiga unit SPKLU emergency untuk mengantisipasi kebutuhan pengisian daya dalam kondisi darurat," kata Rizky dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, kesiapan infrastruktur ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik, termasuk saat periode mudik Lebaran.
PLN mencatat transaksi pengisian kendaraan listrik di Lampung mengalami lonjakan dalam dua tahun terakhir. Pada 2024 tercatat 3.360 transaksi dengan konsumsi energi 58.672 kWh.
Angka tersebut meningkat signifikan pada 2025 menjadi 15.659 transaksi dengan total konsumsi energi mencapai 358.303 kWh.
"Peningkatan transaksi SPKLU menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus tumbuh. Karena itu kami memastikan kesiapan SPKLU di jalur mudik agar pemudik bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Selain menyiapkan SPKLU, PLN UID Lampung juga memastikan keandalan pasokan listrik yang menyuplai fasilitas pengisian kendaraan listrik, termasuk kesiapan jaringan distribusi dan peralatan pendukung.
Selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, PLN juga menyiapkan posko siaga kelistrikan dengan petugas yang berjaga selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik.
(dai/dai)
