Pertamina Siapkan 2.080 KL Avtur Dukung Penerbangan Haji Embarkasi Palembang

Sumatera Selatan

Pertamina Siapkan 2.080 KL Avtur Dukung Penerbangan Haji Embarkasi Palembang

Desti Wulandari - detikSumbagsel
Kamis, 23 Apr 2026 11:31 WIB
Pengisian Avtur untuk penerbangan haji embarkasi Palembang 2026 di Bandara SMB II Palembang
Foto: Pengisian Avtur untuk penerbangan haji embarkasi Palembang 2026 di Bandara SMB II Palembang (Desti Wulandari)
Palembang -

PT Pertamina (Persero) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menyiapkan pasokan avtur sebanyak 2.080 kilo liter (KL) pada Rabu (23/4/2026) pukul 07.00 WIB. Untuk mendukung penerbangan haji embarkasi Palembang 2026.

Pelaksanaan penerbangan haji dijadwalkan berlangsung mulai 21 April hingga 24 Juni 2026 dengan total 32 kelompok terbang (kloter).

Pantauan detikSumbagsel di lokasi pada Rabu (23/4/2026), ada sebanyak 2.080 KL avtur disiapkan guna mendukung operasional penerbangan haji yang berlangsung mulai 21 April hingga 24 Juni 2026. Total terdapat 32 kelompok terbang, terdiri dari 16 kloter keberangkatan dan 16 kloter kepulangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aviation Fuel Terminal Manager, Markani, memastikan kesiapan stok dan sarana pendukung untuk menjamin kelancaran operasional selama musim haji.

"Total avtur yang kami siapkan sebesar 2.080 KL untuk mendukung seluruh penerbangan haji tahun ini," ujar Markani saat di wawancarai pada Rabu (23/4/2026)

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, untuk fase keberangkatan dan kepulangan, kebutuhan avtur diperkirakan mencapai 1.264 KL. Dengan stok yang tersedia, pihaknya optimistis seluruh kebutuhan dapat terpenuhi.

"Kebutuhan full untuk fase keberangkatan dan kepulangan sekitar 1.264 KL. Kami siap dengan stok tersebut karena ketersediaan avtur di Palembang dalam kondisi cukup," ungkapnya.

Dari sisi sarana dan fasilitas (sarfas), Pertamina juga telah menyiapkan tujuh unit mobil refueler dengan kapasitas total 63 KL untuk mendukung pengisian bahan bakar pesawat.

"Untuk sarfas reguler, kami punya tujuh refueler dengan total kapasitas 63 KL. Tenaga pengisian juga siap, begitu juga suplai dari fuel terminal ke lokasi kami dalam kondisi mencukupi," jelasnya.

Markani menambahkan, kebutuhan Avtur tahun ini mengalami penurunan sekitar 54 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu seiring dengan berkurangnya jumlah kloter penerbangan.

"Estimasi kebutuhan Avtur turun 54 persen dibandingkan tahun lalu, karena jumlah kloter juga berkurang dari 22 menjadi 16 kloter," katanya.

Untuk mendukung operasional, Pertamina juga menyiapkan satuan tugas (satgas) yang terkoordinasi secara nasional.

"Tahun ini SK satgas sudah terpusat untuk seluruh Indonesia, sehingga koordinasi lebih terintegrasi," ujarnya.

Dengan menyiapkan stok Avtur 2.080 KL, memenuhi kebutuhan 1.264 KL untuk dua fase, menyediakan 7 unit refueler berkapasitas total 63 KL, tenaga pengisian yang cukup, serta distribusi dari fuel terminal yang terjamin.

"Kami mampu memenuhi kebutuhan 1.264 KL untuk fase keberangkatan dan kepulangan, didukung tujuh unit refueler berkapasitas total 63 KL, tenaga pengisian yang cukup, serta distribusi dari fuel terminal yang terjamin," ujar Markani.

Ia menyebut pola distribusi avtur masih sama seperti tahun sebelumnya, namun operasional dinilai lebih ringan karena jumlah penerbangan berkurang.

"Pola distribusi masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dan kami lebih dimudahkan tahun ini karena jumlah flight berkurang," tambahnya.

Markani berharap pelayanan yang diberikan dapat berjalan optimal dan mendukung kelancaran ibadah haji.

"Kami berharap pelayanan berjalan dengan baik, sehingga mendukung suksesnya penyelenggaraan haji dan jemaah bisa menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali menjadi haji yang mabrur," tutupnya.

Artikel ini dibuat oleh Desti Wulandari peserta maganghub kemnaker bersertifikat BeritaKlik




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads