Harga Minyak Goreng Subsidi Capai Rp 20.000/Liter di Palembang

Sumatera Selatan

Harga Minyak Goreng Subsidi Capai Rp 20.000/Liter di Palembang

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Jumat, 08 Mei 2026 22:40 WIB
Harga minyak goreng di Palembang
Foto: Harga minyak goreng di Palembang (Muhammad Alyuda Tri Utama)
Palembang -

Harga minyak goreng subsidi atau MinyaKita di Palembang, Sumatera Selatan, mengalami kenaikan hingga Rp 20.000 per liter. Sebelumnya, harga MinyaKita hanya berkisar Rp 17.500 per liter.

Berdasarkan pantauan detikSumbagsel di Pasar KM 5 Palembang, harga minyak goreng MinyaKita kini mencapai harga Rp 20.000 per liternya. Sementara itu, harga komoditas cabai mengalami turun.

Budi, salah satu pedang bahan sembako, menyebutkan harga minyak goreng bermerek MinyaKita mengalami kenaikan akhir-akhir ini, dan kesulitan mendapatkan stok menjadi salah satu penyebabnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"MinyaKita naik, kemarin Rp 17.500 per liter, sekarang sudah Rp 20.000 per liter, sudah hampir seperti harga minyak goreng lain," ungkapnya, Jumat, (8/5/2026)

Pedagang sayur di Pasar KM 5 Palembang, Teteh, mengatakan harga cabai mulai mengalami penurunan seperti cabai rawit sebelumnya dijual Rp 60.000 per kilogram (kg), kini mengalami penurunan menjadi Rp 52.000 per kg.

ADVERTISEMENT

"Harga cabai sekarang sering naik turun tapi untuk sekarang cabai merah keriting turun Rp 44.000 per kg menjadi Rp 40.000 per kg, sedangkan cabai rawit sebelumnya Rp 60.000 per kg sekarang Rp 52.000 per kg. Sedangkan cabai jengki Rp 52.000 per kg sebelumnya Rp 60.000 dan cabai setan Rp 65.000 per kg menjadi Rp 60.000 per kg," ujarnya.

Di sisi lain, Jumaris, salah satu pedagang bawang mengatakan, harga bawang merah mengalami kenaikan yang semulanya Rp 35.000 per kg menjadi Rp 44.000 per kg. Sementara bawang putih mengalami penurunan yang sebelumnya Rp 36.000 per kg menjadi Rp 32.000 per kg.

"Harga bawang merah naik Rp 44.000 sebelumnya Rp 35.000 per kg, kalau bawang putih Rp 32.000 sekarang sebelumnya Rp 36.000," katanya.

Salah satu pembeli, Ayu, mengungkapkan semenjak harga mulai turun memberikan sedikit rasa lega, akan tetapi dengan harga minyak goreng yang sedang naik memberikan rasa waspada akibat banyak masakan menggunakan minyak goreng.

"Harga sekarang cukup lumayan turunnya, tapi jadi bingung karena minyak goreng naik, sedangkan di rumah sering masak pakai minyak goreng," pungkasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads