Tradisi Pawai Obor di Sumbagsel, Mulai dari Palembang hingga Lampung

Tradisi Pawai Obor di Sumbagsel, Mulai dari Palembang hingga Lampung

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Senin, 09 Feb 2026 06:30 WIB
Sejumlah warga mengikuti pawai obor di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong , Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/6/2025). Pawai obor yang diikuti ratusan warga tersebut digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.
Ilustrasi pawai obor. (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Palembang -

Menyambut bulan suci Ramadan umat Islam di berbagai daerah di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) seringkali melakukan suatu tradisi seperti pawai obor. Di setiap wilayah memilih ciri khas tersendiri.

Dikutip jurnal Tradisi di Muara Enim Dalam Memperingati Tahun Baru Islam yang ditulis Ayun Sofiana dkk, pawai obor bukan hanya hiburan, tetapi juga memiliki makna simbolik sebagai penerang jalan kehidupan ke depannya.

Berikut penjelasan lengkap mengenai tradisi pawai obor menyambut Ramadan di sejumlah wilayah Sumbagsel. Yuk, simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tradisi Pawai Obor di Palembang

Tradisi pawai obor di Kota Palembang merupakan tradisi yang diadakan secara turun-temurun dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Tepatnya malam menjelang hari pertama puasa.

Pelaksanaan pawai obor meliputi berbagai lokasi seperti Kelurahan Talang Jambe tepatnya di Kecamatan Sukarame, Sematang Borang, dan terutama di Kawasan Seberang Ulu I.

ADVERTISEMENT

Masyarakat akan berkumpul di masjid maupun musala dengan pakaian rapi. Kemudian, berjalan mengelilingi likungan sekitar. Suasana ramai yang diiringi dengan sholawat dan semarak sorak-sorai menyambut suka cita menghiasi malam pertama Ramadan.

Api obor dilambangkan sebagai petunjuk dan rasa suka cita dalam menyambut bulan penuh berkah. Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Kota Palembang dalam upaya melestarikan budaya lokal.

Tradisi Pawai Obor di Kabupaten Pali

Salah satu kegiatan budaya Islam yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam menyambut bulan suci Ramadan adalah pawai obor. Kegiatan ini dilaksanakan secara meriah sebelum melaksanakan puasa hari pertama.

Suasana religius dan gemerlap cahaya obor yang mengiringi kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tali silaturahmi, dan mempererat persaudaraan antar sesama muslim.

Pawai obor biasanya dilakukan pada kawasan Kecamatan Tanah Abang. Kemudian masyarakat akan berkeliling kampung atau desa sambal melantunkan shalawat, zikir, dan menggunakan pakaian Islam

Pawai Obor di Tanjung Enim dan Muara Enim

Wilayah Tanjung Enim dan Muara Enim, Sumsel, juga mengadakan tradisi dari Pawai Obor sebagai bentuk suka cita masyarakat dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Pawai ini diikuti berbagai kalangan dan akan menelusuri jalan utama seperti Jalan Jendral Sudirman. Lalu akan memutar hingga kembali ke titik awal.

Selain itu, saat pawai obor juga akan diiringi kegiatan menyambut Ramadhan lainnya, seperti gotong royong membersihkan masjid atau membuka pasar Ramadan.

Tradisi Pawai Obor di Lubuklinggau

Tradisi Pawai Obor di Lubuklinggau, Sumsel, dilaksanakan setiap tahunnya untuk menyambut bulan suci Ramadan. Pawai ini merupakan wujud syiar Islam sekaligus meningkatkan silaturahmi antar warga dalam suasana penuh rasa keberkahan.

Pawai obor sering kali diadakan dari pusat kota di Polres Lubuklinggau menuju Masjid Agung Assalam. Serta ada juga pawai yang diadakan oleh warga di lingkungan Kelurahan Taman Islam, dan wilayah sekitar kelurahan.

Warga akan berkeliling menggunakan pakaian muslim dan membawa obor berbahan dari bambu maupun botol. Lalu berkeliling menyusuri jalan-jalan protokol maupun lingkungan perkampungan

Tradisi Pawai Obor di Jambi

Pada umumnya, pawai obor dilakukan untuk menyambut tahun baru Islam. Bagi masyarkat Jambi, perayaan tersebut juga dilakukan untuk menyambut Ramadan.

Kegiatan ini melibatkan ratusan santri dan warga yang akan membawa obor. Lalu, berkeliling desa atau Kota Jambi. Tradisi ini sebagai simbol cahaya dalam kegelapan, harapan, serta sarana mempererat tali silaturahmi sesama masyarakat.

Kegiatannya sering dilaksanakan di berbagai wilayah Jambi, mulai dari Kota Jambi, seperti Kecamatan Kota Baru, hingga ke tingkat kabupaten seperti Jaluko, Muaro Jambi.

Tradisi Pawai Obor di Bengkulu

Masyarakat Bengkulu rutin melakukan pawai obor menyambut Ramadan yang diikuti berbagai kalangan terutama anak-anak dan pemuda. Dalam agendanya masyarakat berjalan berkeliling desa atau kota membawa obor sambil bersholawat atau bertakbir.

Tujuannya untuk menciptakan suasana meriah dan mempererat silaturahmi. Tradisi ini digelar di berbagai daerah termasuk Kabupaten Bengkulu Utara seperti Suko Mulyo, Kabupaten Seluma Kecamatan Sukaraja, serta wilayah Bengkulu Tengah, Selatan, dan Kota Bengkulu.

Tradisi Pawai Obor di Bandar Lampung

Kegiatan pawai obor di Lampung seringkali diadakan oleh warga, remaja masjid, hingga karang taruna sebagai bentuk syiar Islam. Lokasi yang sering mengadakan Pawai obor meliputi Bumi Waras, Rajabasa, dan area Lampung Selatan.

Selain membawa obor bambu tradisional, warga juga akan melantunkan sholawat dengan diiringi rebana saat melakukan pawai menambah suasana kesejukan dan keberagaman.

Nah, itulah wilayah di Sumbagsel yang melakukan tradisi pawai obor dalam menyambut Ramadan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads