Sampah Berserakan di Masjid Agung hingga Jembatan Ampera Usai Salat Id

Sumatera Selatan

Sampah Berserakan di Masjid Agung hingga Jembatan Ampera Usai Salat Id

A Reiza Pahlevi, Mutiara Helia Praditha - detikSumbagsel
Sabtu, 21 Mar 2026 11:00 WIB
Sampah koran usai salat Id di Masjid Agung Palembang
Foto: Sampah koran usai salat Id di Masjid Agung Palembang (Mutiara Helia Praditha)
Palembang -

Usai Shalat Id, Sampah Koran Berserakan di Masjid Agung hingga Ampera

Palembang - Tumpukan sampah, terutama koran bekas, ditemukan berserakan di kawasan Masjid Agung Palembang, ruas jalan di sekitarnya, hingga Jembatan Ampera, Sabtu (21/3/2026).

Sampah tersebut diduga berasal dari aktivitas jemaah usai pelaksanaan Salat Id yang menggunakan koran sebagai alas, dan belum sepenuhnya dibersihkan saat petugas kebersihan mulai melakukan pembersihan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena volume sampah koran yang cukup mencolok terlihat di sejumlah titik, mulai dari halaman Masjid Agung Palembang, trotoar jalan raya, hingga kawasan ikonik Jembatan Ampera.

Salah satu petugas kebersihan yang bertugas di lokasi, Akmal mengatakan bahwa jumlah sampah koran tahun ini sebenarnya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, ia menilai kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan masih perlu ditingkatkan.

ADVERTISEMENT

"Kalau dibandingkan tahun lalu, sampah koran sekarang sebenarnya sudah lebih sedikit. Tapi tetap saja masih banyak yang berserakan di sekitar sini," ujarnya, Sabtu (21/3/2026).

Ia menjelaskan, sebagian jemaah masih meninggalkan koran bekas yang digunakan sebagai alas Salat Id, tanpa mengumpulkannya kembali setelah selesai beribadah.

Petugas lainnya, Roimah juga menyampaikan hal serupa. Ia menyebutkan bahwa kebiasaan membuang atau meninggalkan koran di lokasi ibadah masih sering ditemukan setiap tahunnya.

"Kesadaran masyarakat untuk bersih-bersih itu masih kurang. Banyak yang pakai koran untuk alas salat, tapi setelah selesai ditinggal begitu saja," katanya.

Menurutnya, kondisi ini membuat petugas harus bekerja ekstra untuk membersihkan area yang luas dalam waktu singkat, terutama di titik-titik yang dipadati jemaah.

Meski demikian, petugas kebersihan tetap berupaya maksimal agar kawasan Masjid Agung Palembang dan sekitarnya kembali bersih dan nyaman digunakan masyarakat.

Pihak terkait pun diharapkan dapat terus mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama setelah kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang.

Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads