Heboh Besi Jembatan di Kampung Warna-warni Lubuklinggau Dicuri, Polisi Selidiki

Sumatera Selatan

Heboh Besi Jembatan di Kampung Warna-warni Lubuklinggau Dicuri, Polisi Selidiki

Muhammad Rizky Pratama - detikSumbagsel
Senin, 29 Des 2025 08:00 WIB
Besi sandaran jembatan di Kampung Warna-warni Lubuklinggau hilang diduga dicuri orang
Besi sandaran jembatan di Kampung Warna-warni Lubuklinggau hilang diduga dicuri orang (Foto : Istimewa/Facebook Aziza Kurniawan)
Lubuklinggau -

Video memperlihatkan besi sandaran jembatan di Kampung Warna-warni Lubuklinggau, Sumatera Selatan, hilang diduga dicuri orang viral di media sosial. Usai viral, pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Kampung warna-warni terletak di Jalan Depati Said, Kelurahan Lubaklinggau Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, terlihat besi sandaran jembatan di pinggir aliran Sungai Kelingi tersebut hilang. Akibatnya warga pun khawatir tingkat keamanan di jembatan tersebut lantaran Sungai Kelingi sedang pasang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi jembatan kampung warna-warni Lubuklinggau, habis tiang-tiang besinya diambil orang. Yang ditakutkan kalau anak-anak main di sini (nanti terjatuh ke sungai)," kata pemilik akun Facebook Aziza Kurniawan dalam video tersebut, Minggu (28/12/2025).

ADVERTISEMENT

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat Aiptu Erwinsyah mengatakan hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait dugaan pencurian tersebut.

"Untuk laporan belum ada di kami. Itu kan seharusnya bagian PU yang bertanggungjawab, harusnya mereka melapor kalau memang ada kehilangan itu. Nggak ada sampai sekarang, karena jembatan itu bukan punya pribadi," katanya.

"Ibu-ibu itu takut kalau ada yang terjatuh. Kondisi juga sungai lagi pasang sekarang," sambungnya.

Meskipun begitu, Erwin mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan pihak PUPR Lubuklinggau terkait dugaan pencurian besi sandaran jembatan tersebut.

"Nanti kami akan ke TKP untuk melihat apakah benar besi itu hilang diambil orang. Nanti kami kroscek kebenarannya. Cuman PU harus ngatasi juga, paling kami akan koordinasi dengan pihak PU juga," ungkapnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads