Rebutan Lahan Parkir Berujung 2 Ormas di Palembang Saling Serang Depan Mal

Round Up

Rebutan Lahan Parkir Berujung 2 Ormas di Palembang Saling Serang Depan Mal

Tim detikSumbagsel - detikSumbagsel
Kamis, 08 Jan 2026 09:20 WIB
Aksi saling serang pakai sajam di depan salah satu mal Palembang viral di media sosial
Aksi saling serang pakai sajam di depan salah satu mal Palembang viral di media sosial (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar)
Palembang -

Dua organisasi masyarakat (ormas) di Palembang, Sumatera Selatan, terlibat aksi saling serang di depan salah satu mal. Akibatnya, tiga orang jadi korban.

Dua ormas yang terlibat aksi saling serang itu yakni Permaskot dan Harimau Sumatera Bersatu. Bentrok itu dpicu diduga soal rebutan lahan parkir di kawasan mal.

Diketahui aksi saling serang itu terjadi Palembang Square (PS), tepatnya Jalan Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang pada Selasa (6/1/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Rifan Wijaya mengatakan penyerangan itu dipicu oleh konflik antarormas terkait pengelolaan lahan parkir di kawasan mal.

"(Berarti ini konflik antar ormas?) iya antar ormas, dilihat kalau dari TKP ini karena lahan parkir" katanya, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan, kata dia, lahan parkir saat ini dikelola oleh Ormas Permaskot. Penyerangan dilakukan oleh kelompok dari Ormas Harimau Sumatera Bersatu.

"Dari hasil pemeriksaan penyelidikan kita, lahan parkir ini dari Ormas Permaskot. Yang melakukan penyerangan itu dari Harimau Sumatera Bersatu," ungkapnya.

Rifan menjelaskan bahwa aksi kekerasan tidak hanya terjadi di satu titik. Penyerangan pertama kali terjadi di lahan parkir yang dikelola Ormas Permaskot, kemudian berlanjut ke depan PS (mal)

"Sebelum di depan PS terjadi penyerangan di samping PS dulu. Di samping PS yang di tempat parkiran motor di luar. Yang menyerang itu Harimau Sumatera Bersatu," ungkapnya.

Tiga Orang Terluka

Kata Rifan, akibat penyerangan itu terdapat tiga korban. Ketiga korban, lanjutnya, tengah menjalani perawatan di beberapa rumah sakit berbeda, akibat luka-luka yang diderita dari insiden tersebut.

"Korban yang terdata di kita, satu di Rumah Sakit AK Gani, satu di Siti Khadijah, satu lagi luka ringan. Yang luka ringan ini masih kita dalami," ujarnya.

Adapun korban yang dirawat di RS AK Gani yakni M Billy Putra Pratama (30), warga Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Dia mengalami luka-luka serius yakni di tangan kanan dengan jari tengah putus, jari telunjuk nyaris putus, luka di lengan kiri, luka bacok di kepala, serta dua luka tusuk di paha kiri.

Rifan mengatakan Billy korban yang dirawat di rumah sakit AK Gani adalah anggota dari Ormas Permaskot.

Sementara, lanjutnya, korban yang dirawat di Rumah Sakit Siti Khadijah akan menjalani operasi untuk menangani luka-luka yang dialaminya. Sementara korban dari Rumah Sakit AK Gani akan dirujuk ke RS Hermina Jakabaring.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan kasus. Belum ada tersangka yang diamankan. Untuk mencegah konflik lanjutan, polisi telah meningkatkan patroli di lokasi kejadian

"Masih belum ada yang kita periksa, sementara masih dalam penyelidikan, pengembangan," katanya.

"Sekarang ada patroli dari Polsek Ilir Barat I, untuk monitor dan pantau wilayah di lokasi TKP," tambahnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads