Pemain timnas Indonesia sekaligus PSM Makassar, Ricky Pratama (22), dipolisikan pacarnya, AD (25) karena dugaan penganiayaan. Ricky dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dilansir detikSulsel, korban mengaku dianiaya setelah cekcok karena dilarang ikut ke Yogya oleh Ricky Pratama.
"Terjadi cekcok. Cekcoknya itu informasi dari klien kami tidak ada masalah," ujar kuasa hukum AD, Eko Saputra, Senin (16/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menerangkan penganiayaan yang dilakukan Ricky Pratama terjadi secara tiba-tiba. AD menduga aksi kekerasan yang dilakukan Ricky Pratama itu terjadi karena diminta untuk tetap tinggal di Makassar saat tim PSM akan melakukan laga tandang melawan PSBS Biak di Kota Yogyakarta.
"Kemungkinan yang bisa klien kami duga-duga kenapa (terlapor) melakukan penganiayaan itu, karena klien kami disuruh tinggal saja di Makassar. Tidak usah ikut ke Jogja dalam away itu," katanya.
Ek membantah adanya permasalahan terkait munculnya orang ketiga diantara hubungan AD dengan Ricky Pratama dalam kasus penganiayaan ini. Dia menegaskan tidak ada masalah lain yang terjadi sebelum penganiayaan terjadi.
"Kalau cekcok antara pihak ketiga itu kurang tahu. Karena informasi dari klien kami itu tidak ada orang ketiga di situ," tegas Eko.
(dai/dai)