Cekcok Saat Main Futsal, Remaja di Palembang Disayat Pisau-Dihantam Kursi

Sumatera Selatan

Cekcok Saat Main Futsal, Remaja di Palembang Disayat Pisau-Dihantam Kursi

Ani Safitri - detikSumbagsel
Selasa, 24 Feb 2026 11:21 WIB
Remaja di Palembang disayat pisau-dihantam kursi saat main futsal
Remaja di Palembang disayat pisau-dihantam kursi saat main Futsal (Foto: Ani Safitri)
Palembang -

Remaja di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial MRK (17), mengalami penganiayaan saat sedang bermain futsal. Korban mengalami luka sayat pada tubuhnya dan memar usai dihantam kursi.

Peristiwa ini terjadi di Lapangan Futsal Jogja II, Jalan Pinus, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Tak terima anaknya dianiaya, sang ibu, Pricilia (43), melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Polrestabes Palembang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada petuga kepolisian, Pricilia mengatakan kejadian bermula saat anaknya sedang bermain futsal. Di tengah pertandingan, terjadi perselisihan atau cekcok mulut antara tim korban dengan tim pelaku.

"Awalnya hanya cekcok mulut antartim saat main futsal. Dia tidak puas, walaupun sudah dilerai saksi di lokasi," jelas Pricilia saat memberikan keterangan, Senin (23/2/2026).

ADVERTISEMENT

Situasi semakin memanas ketika pelaku, yang diketahui berinisial MS, menarik korban saat pergantian pemain. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang korban menggunakan sebilah pisau dan kursi kosong yang ada di sekitar lapangan.

"Saat korban hendak melakukan pergantian pemain itulah korban ditarik oleh terlapor dan langsung menyerang korban menggunakan pisau dan kursi kosong," tambahnya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka-luka yang cukup serius, di antaranya luka sayat di lengan tangan kanan, luka memar di daun telinga kiri, dan rasa sakit di bagian bahu belakang sebelah kiri.

Usai kejadian, korban didampingi orang tuanya sempat menjalani pengobatan di RS Pelabuhan Palembang sebelum akhirnya mendatangi Polrestabes Palembang.

Sementara itu, Pamapta Polrestabes Palembang Ipda Ammar membenarkan adanya laporan atas dugaan kekerasan terhadap anak tersebut.

"Laporan sudah kami terima dan akan segera diserahkan ke Unit SatReskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads