Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pemilik sumur minyak ilegal yang terbakar di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Saat ini petugas sudah mengantongi identitas pemilik sumur tersebut.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan mengatakan saat ini anggota gabungan Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Polres Muba dan Polsek Keluang masih melakukan penyelidikan.
Saat dilakukan pendataan dan pengecekan di lokasi kejadian, petugas menemukan 11 sumur minyak ilegal yang terbakar. Tim gabungan telah mengantongi beberapa identitas diduga pemilik sumur yang terbakar diantaranya M, R, K, dan I.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anggota Ditreskrimsus Polda Sumsel bergabung dengan Polres Muba saat ini masih memburu pelaku atau pemilik sumur yang terbakar dan olah tkp masih dilakukan saat ini," katanya.
Polisi juga masih melakukan penyisiran dan pendataan dilokasi kejadian. Selain 11 sumur minyak yang terbakar, terdapat 8 unit mobil pickup, 1 unit truk, serta beberapa sepeda motor ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
"Anggota masih melakukan penyisiran terhadap lokasi-lokasi lainnya, yang diindikasikan terdapat sumur ilegal," ujarnya.
Sebelumnya, sumur minyak diduga Ilegal di kawasan PT Hindoli, Kecamatan Keluang, Kabupaten Muba, Selasa (31/3/2026) malam terbakar kembali terbakar.
Berdasarkan data yang dihimpun, hasil penyisiran di lapangan yang dilakukan petugas Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, Polres Muba dan Polsek Keluang. Petugas menemukan sedikitnya 11 titik sumur minyak ilegal dalam kondisi hangus terbakar.
Selain itu, tercatat sebanyak 8 unit mobil pickup, 1 unit truk, serta beberapa sepeda motor ikut terbakar dalam kejadian tersebut. Api diduga berasal dari salah satu sumur minyak ilegal di area tebing yang kemudian menyambar tempat penampungan minyak mentah di sekitarnya.
Baca juga: Sumur Minyak Diduga Ilegal di Muba Terbakar |
(csb/csb)