Detik-detik Dua Truk di Muratara Tabrakan hingga 1 Sopir Tewas Terpanggang

Sumatera Selatan

Detik-detik Dua Truk di Muratara Tabrakan hingga 1 Sopir Tewas Terpanggang

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Jumat, 10 Apr 2026 20:41 WIB
Dua truk batu bara di Muratara saling bertabrakan hingga sebabkan satu orang meninggal
Foto: Dua truk batu bara di Muratara saling bertabrakan hingga sebabkan satu orang meninggal (Dok. Polsek Rawas Ilir)
Muratara -

Dua truk batu bara di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan beradu kambing hingga terbakar. Akibatnya, sopir bernama Teddi Haryanto tewas terpanggang. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Hauling Batu Bara KM 108,5, Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir Ipda Henry Martadinata mengatakan saat itu korban yang mengendarai dump truk milik PT DSB tanpa muatan kosong sedang melaju dari arah Desa Macan Sakti menuju Desa Ketapat Bening.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan dari arah berlawanan, terdapat mobil dump truk milik PT IPLS berisi muatan batu bara yang dikendarai oleh Muhammad Rendi dengan penumpang yakni Muhammad Ravizal Sagala dan Hermanto.

"Saat di TKP, korban yang mengendarai truk tersebut mencoba menyalip truk yang ada di depannya. melihat hal itu, truk yang dikendarai Muhammad Rendi dari arah berlawanan langsung membanting setir ke arah kanan untuk menghindar. Namun korban juga banting setir ke arah yang sama sehingga terjadi tabrakan antara kedua truk tersebut," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Jumat (10/4/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah tabrakan tersebut terjadi, kata Henry, kedua truk tersebut mengeluarkan api pada bagian depan sehingga mengalami kebakaran.

"Saat itu, Muhammad Rendi dan Muhammad Ravizal Sagala yang berada di truk PT IPLS pingsan. Untungnya satu orang lagi yakni Hermanto masih sadar sehingga saat melihat api, ia langsung membuka paksa pintu truk dengan cara ditendang kemudian menyeret dan menggendong temannya keluar secara bergantian," jelasnya.

Namun sayangnya sopir truk PT DSB yakni Teddi Haryanto terjepit di dalam kabin truk dan tidak bisa keluar sehingga ia meninggal dunia di lokasi kejadian dalam kondisi hangus terbakar oleh kobaran api.

"Ketiga korban yang selamat mengalami luka-luka sehingga langsung mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Rawas Ilir sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Lubuklinggau untuk perawatan lebih lanjut. Sedangkan korban langsung dibawa ke rumah duka di Kabupaten Ogan Ilir untuk segera dimakamkan," tuturnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads