Kasi Intelejen Kejari OKU Hendri Dunan mengatakan tiga tahanan narkoba di Kabupaten OKU kabur dengan tangan masih diborgol. Saat ini petugas masih melakukan pencarian terhadap mereka.
Ketiga tahanan yang kabur masing-masing berinisial HF (50), AS (39), dan NA (38). Mereka kabur proses pengembalian menuju Rutan Kelas IIB Baturaja usai mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Baturaja, Kamis (23/4/2026) sore.
"Tiga tahanan itu masih diborgol, kita juga langsung berkoordinasi dengan Polres OKU serta petugas Rutan Baturaja untuk melakukan pengejaran intensif terhadap para buronan," katanya kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hendri mengatakan upaya pencarian masih terus dilakukan guna menangkap kembali ketiga terdakwa untuk melanjutkan proses hukum yang sedang berjalan.
"Tiga terdakwa kita terus lakukan pencarian bekerja sama dengan Polres OKU dan Rutan OKU," ungkapnya.
Kronologi Kejadian
Hendri mengatakan, kaburnya ketiga tahanan itu berawal sekitar pukul 16.40 WIB saat tim pengawal tahanan yang terdiri dari empat anggota Kejari OKU, didampingi dua personel Polres OKU, membawa para tahanan dari Pengadilan Negeri Baturaja menuju Rutan.
Lalu, sekitar pukul 17.00 WIB, setibanya di halaman depan Rutan Baturaja, petugas mulai menurunkan total 23 tahanan secara bergantian dalam kondisi terborgol. Namun, saat proses berlangsung dan tersisa lima tahanan di dalam mobil, situasi berubah.
"Kelima terdakwa tersebut diketahui telah melepaskan borgol menggunakan sepotong kawat yang diduga sudah dipersiapkan sebelumnya," jelasnya.
Kata Hendri, saat petugas memerintahkan mereka turun dari kendaraan, salah satu tahanan tiba-tiba melompat keluar mobil dan langsung berusaha kabur. Aksi tersebut diikuti oleh empat tahanan lainnya yang juga mencoba melarikan diri.
Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan dua dari lima tahanan tersebut. Bahkan sempat terjadi perlawanan hingga menyebabkan dua petugas mengalami luka-luka.
"Dua tahanan berhasil diamankan setelah sempat terjadi perkelahian. Sementara tiga lainnya berhasil melarikan diri," jelasnya.
(csb/csb)
