Wanita di Palembang Tusuk Mati Sepupunya Berawal dari Cekcok

Sumatera Selatan

Wanita di Palembang Tusuk Mati Sepupunya Berawal dari Cekcok

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Sabtu, 02 Mei 2026 13:41 WIB
Tampang pelaku saat diamankan polisi
Foto: Pelaku penusukan di Palembang. (Dok. Polda Sumsel)
Palembang -

Wanita berinisial S (34) di Kota Palembang ditangkap polisi setelah menusuk sepupunya berinisial AY (36) hingga tewas. Hasil penyelidikan, aksi penusukan tersebut berawal dari cekcok antara keluarga tersebut.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan mengatakan sebelum melakukan penusukan, sempat terjadi cekcok antara suami S dengan korban. Melihat suaminya terpojok, S kemudian langsung menusuk korban menggunakan pisau dapur.

"Kebetulan korban ini masih bersaudara dengan pelaku masih sepupu, rumah keduanya juga masih berdekatan berdasarkan hasil olah TKP," katanya saat dikonfirmasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, pelaku S sudah diamankan di Mapolda Sumsel guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara terkait suami S masih dilakukan penyelidikan terkait keterlibatannya dalam kasus tersebut.

"Terkait suami pelaku, itu masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah TKP sementara, peristiwa tersebut dilatarbelakangi oleh cekcok mulut atau keributan keluarga yang mengakibatkan 1 orang tewas.

"Untuk motif yakni cekcok keluarga atau keributan keluarga. Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolda Sumsel," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ki Merogan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang diterima, korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka tusuk di bagian perut di kediaman keluarganya. Saat itu, istri korban sempat melihat pelaku keluar dari lokasi kejadian dengan membawa sebilah pisau.

Korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bari Palembang. Namun setelah 3 hari dilakukan perawatan di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian istri korban membuat laporan ke polisi.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads