Wanita berinisial S (34) di Palembang ditangkap polisi setelah menusuk sepupunya sendiri berinisial AY (36) hingga tewas. Saat kejadian, suami pelaku berada di lokasi kejadian.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ki Merogan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat kejadian itu, sempat terjadi cekcok antara korban dan pelaku di rumah mertua pelaku. Kemudian melihat hal tersebut, suami pelaku mencoba melerai keributan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun suami pelaku juga turut terlibat cekcok dengan korban dan sempat adu pukul dengan korban. Melihat suaminya terpojok, pelaku langsung mengambil sebuah pisau dan menusukannya ke tubuh korban.
"Pelakunya adalah seorang perempuan. Melihat suami pelaku terdesak, pelaku ini mengambil pisau dan menusuk perut korban. Kebetulan korban ini masih bersaudara dengan pelaku masih sepupu," ujarnya.
Setelah itu, pelaku langsung meninggalkan rumah tersebut sambil membawa pisau yang digunakan untuk menusuk korban. Saat didepan rumah, istri dari korban sempat melihat pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian.
Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Bari Palembang karena mengalami luka tusuk pada bagian perut. Namun korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan 3 hari di rumah sakit.
Atas kejadian itu, istri korban membuat laporan ke polisi dan pada Kamis (30/4/2026). Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti 1 buah pisau dapur.
"Terkait suami pelaku, itu masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Untuk motif yakni cek-cok keluarga atau keributan keluarga. Saat pelaku sudah diamankan di Mapolda Sumsel," ujarnya.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang mengatur tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman pidana berat.
(dai/dai)