Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri) Muhammad Irsan mendorong agar dilakukan investigasi terhadap peristiwa meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy. Investigasi itu sekaligus menjadi evaluasi terhadap program internship.
"Sebagai dekan tempat beliau mengenyam pendidikan dokter, mengharapkan investigasi terhadap kejadian ini. Agar ada upaya untuk memperbaiki pelaksanaan internsip dokter/dokter gigi, termasuk jaminan perlindungan terhadap peserta internsip. Termasuk keamanan dan kesehatan selama bekerja," ujarnya, Senin (4/5/2026).
Dia menyebut, kasus serupa sudah kerap terjadi, meski dengan narasi yang berbeda. Dia meminta alumni untuk bergabung di organisasi, sehingga bisa mendapat bantuan advokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar, sudah beberapa kasus sebelumnya terjadi dengan narasi yang sedikit berbeda. Namun intinya kurang perlindungan terhadap peserta insternsip ini," katanya.
"Sebagai langkah preventif, FK Unsri berharap seluruh alumni yang baru dilantik dan telah diangkat sumpah, agar segera menjadi anggota IKA FK Unsri dan mendaftar sebagai anggota IDI," sambungnya.
Atas kejadian itu, FK Unsri juga menyatakan duka cita yang mendalam. Dia menyebut FK merasa kehilangan dan prihatin atas peristiwa yang terjadi.
"Kami sangat berduka atas kepergian dr Myta, yang merupakan alumni FK Unsri. Sebagai institusi tempat beliau menempuh pendidikan dokter, kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian itu," ungkapnya.
"Semoga Allah SWT menerima dan melipatgandakan amal ibadah almarhumah serta diampuni semua dosa dan kesalahannya. Aamiin ya rabbalalamin," ujarnya.
(csb/csb)
