Kronologi Pria di Bangka Barat Tikam Sepupunya hingga Tewas

Bangka Belitung

Kronologi Pria di Bangka Barat Tikam Sepupunya hingga Tewas

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Selasa, 19 Mei 2026 15:40 WIB
Pria di Bangka Barat tikam sepupunya hingga tewas
Pria di Bangka Barat tikam sepupunya hingga tewas (Foto: Istimewa.Polres Bangka Barat)
Pangkalpinang -

Pria di Bangka Barat, berinisial FZ (29), tewas setelah ditikam sepupunya yakni AZ alias Anjar (25). Penikaman itu dipicu saling tersinggung di obrolan chat WhatsApp (WA).

Peristiwa itu terjadi di Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat, Senin (18/5/2026).

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan pelaku Anjar mengaku peristiwa itu dilatarbelakangi cekcok di WA. Kata dia, hubungan keduanya ini juga tidak harmonis selama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peristiwa nahas ini dipicu kesalah pahaman dan ketersinggungan, antara korban dan pelaku di WhatsApp (WA). Hingga berujung saling tantang (duel)," kata Kapolres kepada detikSumbagsel, Selasa (19/5/2026).

Dijelaskan Aditya, korban FZ yang kala itu terpancing emosi langsung mendatangi rumah tersangka Anjar. Perkelahian kedua bersaudara itu tak lagi bisa dihindari.

ADVERTISEMENT

"Korban ini mendatangi kediaman tersangka kemudian terlibat perkelahian fisik. Menurut pengakuan tersangka di tengah pertikaian tersebut korban sempat mengambil sebuah batu," ungkapnya.

"Selanjutnya, tersangka berlari ke dalam rumah mengambil sebilah pisau dapur dan langsung menyerang serta menikam dada sebelah kanan korban sebanyak satu kali," timpalnya.

Setelah itu, FZ langsung terkapar usai ditikam pisau di halaman rumah tersangka. Insiden ini kemudian diketahui keluarga dan pelaku diamankan ke dalam rumah.

"Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit akibat luka tusuk di dada sebelah kanan sebanyak satu kali dengan pisau dapur," tegasnya.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Kelapa, Jajaran Polres Bangka Barat, pukul 13.30 WIB. Tersangka diserahkan oleh pihak keluarga dan kini diamankan di Mapolsek.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan olah TKP. Termasuk memeriksa sejumlah saksi-saksi. Polisi juga melakukan sambang duka di rumah korban hingga saat ini kasusnya masih terus di dalami polisi.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads