Pria di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial AH (30), dikeroyok rombongan pengendara sepeda motor hingga mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Pengeroyokan itu dipicu masalah sepele akibat saling tatap saat berpapasan di jalan.
Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di area Masjid Miftahul Jannatusarima Wakamisah, Kecamatan Sukarami, Palembang, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
AH menceritakan, kejadian bermula saat dirinya bersama saksi baru saja selesai membuang sampah. Di tengah jalan menuju masjid, rombongan mereka berpapasan dan saling tatap dengan para pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya saya bersama saksi selesai membuang sampah lalu kami mau kembali ke masjid namun di perjalanan bertemu dengan rombongan terlapor, kami sempat saling lihat dan terlapor berteriak wuy ngapo lalu saya jawab juga wuy ngapoo" jelasnya saat di SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (29/5/2026).
Mendengar jawaban itu, para pelaku sempat turun dari motor untuk memukul, namun korban memilih menghindar ke area masjid. Nahas, para pelaku justru mengejar korban hingga terjadi cekcok mulut dan berujung pemukulan.
"Rombongan terlapor turun dari sepeda motor hendak memukul tapi saya dan saksi menghindar menuju masjid, di situ kami juga cekcok, terlapor makin emosi dan langsung memukuli saya, saya juga membalas memukul terlapor sebanyak satu kali," katanya.
Melihat perkelahian tersebut, rombongan pelaku lainnya justru ikut maju dan mengeroyok korban serta saksi secara membabi buta sebelum akhirnya dilerai oleh warga sekitar.
"Setelah itu, kakak terlapor hendak memukul saya namun ditahan oleh saksi dan saksi ikut dipukuli oleh rombongan terlapor yang akhirnya dilerai oleh warga sekitar," jelasnya.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka memar di leher, siku, telinga, kepala bagian belakang, serta luka lecet di kaki.
Sementara itu, Pamapta III Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan bahwa laporan dugaan pengeroyokan tersebut telah resmi diterima.
"Laporan sudah kami terima. Saat ini laporan tersebut sudah diteruskan ke satuan Reskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(csb/csb)