Polisi Diadang Warga Saat Hendak Tangkap DPO Begal di Pesta Pernikahan Lampung

Lampung

Polisi Diadang Warga Saat Hendak Tangkap DPO Begal di Pesta Pernikahan Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Kamis, 04 Jun 2026 18:00 WIB
Polisi diadang warga saat hendak tangkap DPO begal di Lampung Selatan
Polisi diadang warga saat hendak tangkap DPO begal di Lampung Selatan (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar)
Lampung Selatan -

Aksi polisi saat hendak menangkap pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus begal di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, berujung ricuh. Petugas yang hendak meringkus pelaku di lokasi pesta pernikahan justru dihalangi warga hingga buronan tersebut melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi di sebuah hajatan pernikahan di Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Selasa (2/6/2026). Kericuhan tersebut terekam video dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga mengerumuni petugas yang hendak melakukan penangkapan. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling dorong di tengah keramaian pesta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon membenarkan adanya upaya penangkapan terhadap seorang DPO kasus begal yang telah lama diburu polisi.

"Pelaku merupakan residivis kasus begal yang sudah lama menjadi target pencarian. Saat anggota mendapatkan informasi keberadaannya di lokasi tersebut, petugas langsung bergerak untuk melakukan penangkapan," katanya, Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus. Menurut Charles, sejumlah warga bersama keluarga pelaku justru menghalangi petugas yang sedang menjalankan tugas.

"Ada masyarakat yang menghalangi proses penangkapan. Bahkan anggota diserang dengan lemparan batu dan kursi sehingga pelaku berhasil melarikan diri," ujarnya.

Akibat insiden tersebut, beberapa anggota kepolisian mengalami luka akibat terkena lemparan benda keras.

Charles menjelaskan, DPO yang hendak ditangkap itu merupakan tersangka kasus begal bersenjata tajam. Polisi telah mengantongi bukti keterlibatan pelaku, termasuk rekaman CCTV yang memperkuat penyidikan.

"Pelaku melakukan aksinya menggunakan senjata tajam. Bukti CCTV sudah ada dan yang bersangkutan memang sudah lama kami cari," jelasnya.

Meski sempat dikepung petugas, pelaku akhirnya berhasil kabur memanfaatkan situasi ricuh yang terjadi di lokasi hajatan.
Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap DPO tersebut.

Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan adanya pihak-pihak yang sengaja menghalangi proses penegakan hukum saat penangkapan berlangsung.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads