Wanita di Ogan Ilir Tewas Dibunuh-Jasadnya Digantung Ternyata Hamil

Sumatera Selatan

Wanita di Ogan Ilir Tewas Dibunuh-Jasadnya Digantung Ternyata Hamil

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Sabtu, 13 Jun 2026 13:00 WIB
Tampang pelaku pembunuhan wanita di Ogan Ilir
Foto: Tampang pelaku pembunuhan wanita di Ogan Ilir (Dok. Polres Ogan Ilir)
Ogan Ilir -

Pemuda di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sandio (18), ditangkap polisi setelah membunuh pacarnya, YU (29), dengan tragis. Dari penyelidikan polisi, terungkap bahwa korban tewas dalam kondisi sedang hamil.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Muklis mengatakan pelaku membunuh pacarnya dengan cara memberikan racun ke dalam minuman korban. Setelah korban kondisi lemas dan tak berdaya, pelaku menggantung korban di perkebunan karet.

"Posisinya perempuan ini (korban) pacaran sama pelaku, ya ada hubungan asmara," katanya saat dikonfirmasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menegaskan bahwa korban dalam kondisi hamil. Belum diketahui secara pasti motif dari pembunuhan tersebut, namun ada dugaan bahwa pelaku tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan korban.

"Posisinya hamil perempuan ini (belum diketahui berapa bulan). Mungkin (pelaku) tidak mau bertanggung jawab, tapi ini masih pendalaman (motif)," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain membunuh pacarnya, pelaku juga mengambil satu unit motor dan handphone milik korban. Pelaku berhasil diamankan di Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim pada Kamis (11/6/2026) malam.

Sebelumnya, YU (29) dibunuh oleh pelaku Sandio (18). Jasadnya ditemukan dalam kondisi tergantung di perkebunan karet. Dari hasil investigasi ternyata korban tewas setelah diracuni, kemudian digantung oleh pelaku untuk menutupi aksi pembunuhan.

Berdasarkan keterangan pelaku kepada pihak kepolisian, pelaku telah merencanakan aksi pembunuhan tersebut. Dimana pelaku telah mencampurkan racun rumput ke dalam minuman korban.

Setelah korban dalam kondisi lemas, pelaku kemudian menggantung korban di pohon yang berada di kawasan kebun karet tersebut dan langsung melarikan diri.

Korban ditemukan tewas tergantung di kawasan kebun karet dekat areal PT BSP, Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada Kamis (11/6/2026) pagi.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads