Detik-detik Bu Guru di OKU Selatan Ditusuk Pelajar SMP hingga Tewas

Sumatera Selatan

Detik-detik Bu Guru di OKU Selatan Ditusuk Pelajar SMP hingga Tewas

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Minggu, 14 Jun 2026 13:01 WIB
Polisi amankan barang bukti pisau dan melakukan olah TKP tewasnya guru PPPK SD di OKU Selatan
Foto: Polisi amankan barang bukti pisau dan melakukan olah TKP tewasnya guru PPPK SD di OKU Selatan (Dok. Polres OKU Selatan)
OKU Selatan -

Sri Khodijah (47), guru PPPK di SDN Danau Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, OKU Selatan, Sumatera Selatan, tewas usai ditusuk pencuri. Setelah diselidiki, pelaku adalah seorang pelajar SMP yang sempat dipergoki korban. Kini pelaku masih diburu polisi.

Penusukan itu terjadi di dalam rumah korban pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Pembunuhan itu bermula saat korban memergoki pelaku berinisial YS (16) sedang mencuri di dalam rumahnya.

"Saat korban pulang ke rumahnya, diduga aksi pelaku dipergoki korban. Diduga panik, pelaku mengambil pisau dapur di rumah korban dan langsung menusukkan pisau tersebut ke perut korban hingga berdarah," ujar Kapolsek Buay Pemaca, Ipda Redi, kepada detikSumbagsel Minggu (14/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah kejadian, pelaku langsung kabur tanpa membawa barang yang ia curi. Sementara, korban sempat lari keluar rumahnya dan meminta pertolongan warga sekitar.

"Korban dibawa ke RSUD Muaradua dan ia sempat mengenali pelaku yang merupakan pelajar SMP kelas I," ujar dia.

ADVERTISEMENT

Setelah sempat dirawat di RSUD Muaradua, korban dirujuk ke Rumah Sakit di Palembang. Namun, pada Kamis (11/6/2026) korban meninggal dunia.

"Setelah kejadian kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk korban," katanya.

Selain itu, pihaknya juga memeriksa saksi-saksi. Dan sudah mengantongi identitas pelaku dan sempat mendatangi kediaman pelaku.

"Namun pelaku bernama orang tuanya diduga sudah kabur. Saat ini kami masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami mengimbau untuk segera menyerahkan diri," ujarnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads