Siswi SLB di Muaro Jambi Diduga Dicabuli Penjaga Sekolah

Jambi

Siswi SLB di Muaro Jambi Diduga Dicabuli Penjaga Sekolah

Dimas Sanjaya - detikSumbagsel
Senin, 22 Jun 2026 18:00 WIB
Ilustrasi pencabulan anak. (Andhika Akbarayansyah/BeritaKlik)
Ilustrasi pencabulan anak. (Andhika Akbarayansyah/BeritaKlik)
Muaro Jambi -

Siswi SLB Negeri di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, berinisial N (16), diduga menjadi korban dugaan pencabulan oleh penjaga sekolah berinisial T (57). Kasus pelecehan itu diduga terjadi di lingkungan sekolah tersebut.

Ibu korban berinisial S mengatakan aksi dugaan pencabulan itu diketahui setelah salah satu guru melapor kejadian yang dialami anaknya kepada dirinya. Awalnya, dia tak menyangka dengan kejadian itu, namun saat ditanyakan kepada anaknya, akhirnya mengaku terhadap perbuatan cabul tersebut.

"Awalnya saya tahu dari gurunya, gurunya itu dari kawannya. Saya tanya (ke anak) iya atau tidak dianu, karena awalnya saya tidak percaya, karena T ini orang baik sekali, setelah itu dia ngaku dianu oom," kata S kepada awak media, Senin (22/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

S menyebut bahwa aksi pencabulan itu terjadi saat korban tengah menyapu dan mengepel di sekolah. Pelaku juga diduga mengancam korban untuk tidak menceritakan kejadian itu ke orang lain

"Dia marah (bilang) tidak boleh ngomong orang tua, guru, dan orang asrama," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Aksi pencabulan itu terjadi saat korban menyapu dan mengepel di area sekolah. S mengaku terpukul mendengar kejadian itu. Apalagi, anaknya itu bersekolah dengan metode asrama. Sejak 21 Mei 2026, kata dia, anaknya sudah trauma untuk bersekolah lagi.

"Di situ langsung nangis, sakit hati saya tahu kejadian itu," ujarnya.

Aksi pencabulan itu telah dilaporkan ke Polres Muaro Jambi pada 23 Mei 2026 lalu. Pihak keluarga berharap, polisi menangkap pelaku dan menjerat dengan hukuman setimpal.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi Iptu Robby Nizar membenarkan kejadian itu. Kata dia, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Iya monitor, sudah kami kantongi. Saat ini masih dalam pengejaran," kata Nizar dikonfirmasi terpisah.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads