Nelayan di Bengkulu Keluhkan Ikan Tangkapannya Sepi Pembeli

Bengkulu

Nelayan di Bengkulu Keluhkan Ikan Tangkapannya Sepi Pembeli

Hery Supandi - detikSumbagsel
Rabu, 24 Jun 2026 06:30 WIB
Ilustrasi nelayan.
Ilustrasi nelayan. (Foto: dok. KKP)
Kaur -

Nelayan di Kabupaten Kaur, Bengkulu, mengeluhkan ikan hasil tangkapannya sepi pembeli. Pengepul dan pedagang ikan juga mengeluhkan hal yang sama, penjualan mereka merosot 50 persen dalam sepekan terakhir.

"Saat ini tangkapan nelayan berupa ikan laut seperti tuna, tongkol, ikan salam, dan ikan karang dalam kondisi maksimal namun sayang kondisi ini tidak disertai daya beli masyarakat. Akibatnya harga ikan jatuh," kata pengepul sekaligus nelayan di Desa Linau, Kabupaten Kaur, Agus Setyawan, Senin (22/6/2026).

Agus menyebut, ada sekitar empat tempat pelelangan ikan (TPI) di wilayahnya. Kondisi stok ikan di keempat TPI tersebut melimpah, namun nyaris tidak ada pembeli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penurunan daya beli masyarakat terhadap ikan laut mencapai 50 persen. Kami tidak tahu penyebabnya, kenapa daya beli masyarakat turun drastis seperti ini. Akibatnya ikan laut stoknya melimpah dan kami khawatir ikan membusuk," jelas Agus.

ADVERTISEMENT

Kurangnya daya beli masyarakat itu menyebabkan harga jual ikan dari nelayan ke pengepul juga ikut jatuh. Harga ikan tongkol ukuran besar sebelumnya dijual nelayan ke pengepul Rp 25 ribu per kg, kini turun menjadi Rp 22 ribu per kg.

Sementara ikan tuna kecil dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 26 ribu per kg, tongkol sebelumnya dijual Rp 22 ribu per kg saat ini turun menjadi Rp 17 ribu per kg.

"Keuntungan nelayan terus tertekan karena melemahmnya daya beli masyarakat. Kami masih beruntung hasil tangkapan masih dibeli oleh pengepul, meski harga jual menurun," ungkapnya.

Menurutnya, jika pelemahan daya beli masyarakat terus terjadi, maka akan berpengaruh terhadap pendapatan ratusan nelayan di daerah itu. Dia berharap. pemerintah daerah dan pusat dapat merespon kondisi ini agar daya beli masyarakat terhadap ikan kembali membaik.




(rep/rep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads