2 Orang yang Terluka Saat Kericuhan di Perusahaan Sawit OKI Alami Luka Tembak

Sumatera Selatan

2 Orang yang Terluka Saat Kericuhan di Perusahaan Sawit OKI Alami Luka Tembak

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Rabu, 24 Jun 2026 15:30 WIB
Ratusan warga merusak dan membakar fasilitas milik salah satu perusahaan sawit di OKI
Ratusan warga merusak dan membakar fasilitas milik salah satu perusahaan sawit di OKI (Foto: Istimewa/Tangkapan Layar Video)
OKI -

Dua orang yang terluka saat terjadi perusakan dan pembakaran fasilitas di perusahaan sawit Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mengalami luka tembak. Saat ini keduanya sudah menjalani perawatan di rumah sakit.

Adapun identitas dua warga yang mengalami luka tembak yakni berinisial M (43), dan ZA (50).

Peristiwa tersebut terjadi di area perkebunan perusahaan , Kecamatan Lempuing, OKI, Selasa (23/6/2026) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya ada dua warga yang tertembak saat ini masih diselidiki," kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan, Rabu (24/6/2026).

Kata Putu, selain dua korban tersebut, ada juga anggota polisi yang terluka saat terjadi insiden itu.

ADVERTISEMENT

"Ada juga satu personel Polres OKI mengalami luka saat melakukan pengamanan di TKP," ungkapnya.

Satu Orang Tewas Kesetrum

Selain korban luka, sambung Putu, ada satu orang tewas saat terjadi pembakaran fasilitas di perusahaan tersebut. Warga berinisial A tewas, setelah mengalami luka bakar akibat tersengat listrik.

"Ada warga saat melakukan pembakaran tersengat listrik dan mengalami luka bakar, sehingga meninggal dunia," ujarnya.

Ia menjelaskan saat ini tim gabungan dari unsur reserse, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), serta Satuan Brimob Polda Sumsel diterjunkan untuk membantu pengamanan.

"Untuk saat ini situasi di lokasi kejadian sudah aman dan kondusif, begitu juga personel dari Polda Sumsel maupun Polres OKI sudah berjaga, serta situasi dalam keadaan aman dan kondusif," ujarnya.

Sebelumnya, ratusan warga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melakukan perusakan dan pembakaran fasilitas milik salah satu perusahaan di OKI.

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa bermula saat personel gabungan Polda Sumsel dan Polres OKI, melaksanakan pengamanan dan penanganan barang bukti terkait dugaan tindak pidana pencurian sawwit di area perusahaan.

Namun warga sekitar mencoba menghalangi petugas dan terjadilah ketegangan, aparat kemudian melakukan dialog dan komunikasi dengan masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.

Saat petugas hendak meninggalkan area perusahaan, ratusan warga diduga melakukan pelemparan batu dan melakukan pembakaran terhadap sejumlah fasilitas maupun mes karyawan perusahaan.

Di tengah ketegangan tersebut, terdengar suara letusan yang diduga senjata api yang belum diketahui sumbernya. Akibatnya dua orang warga berinisial M, dan ZA mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads