Kronologi Baku Tembak Polisi Vs Kelompok Pencuri Baterai BTS di Lampung

Lampung

Kronologi Baku Tembak Polisi Vs Kelompok Pencuri Baterai BTS di Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 28 Jun 2026 20:31 WIB
Satu pelaku yang tewas usai baku tembak dengan polisi di Lampung
Foto: Satu pelaku yang tewas usai baku tembak dengan polisi di Lampung (Tommy Saputra)
Tulang Bawang -

Baku tembak antara polisi dan komplotan pencuri baterai tower telekomunikasi terjadi saat pengejaran di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Insiden itu berakhir dengan satu pelaku tewas setelah polisi melakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku berulang kali melepaskan tembakan ke arah petugas.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan peristiwa itu bermula saat Tim URC Tekab 308 menerima laporan adanya dugaan pencurian baterai tower di Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 00.09 WIB.

"Petugas langsung menuju lokasi. Setibanya di TKP, rak penyimpanan baterai tower sudah dalam keadaan rusak dan terbuka, sementara para pelaku telah melarikan diri sehingga kami langsung melakukan penyekatan di sejumlah titik," kata Apfryyadi, Minggu (28/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama kemudian, petugas mencurigai sebuah mobil Toyota Calya putih yang melintas dan langsung melakukan pengejaran. Saat hendak dihentikan di depan Mapolres Tulang Bawang, pengemudi justru menambah kecepatan, menabrak kendaraan patroli polisi, dan para pelaku melepaskan tiga kali tembakan ke arah petugas.

Pengejaran terus berlanjut hingga kawasan Gerbang Tol Menggala. Di lokasi itu, polisi kembali berupaya menghentikan kendaraan pelaku. Namun, para pelaku kembali melawan dengan menabrakkan mobilnya ke kendaraan petugas sambil melepaskan tembakan.

ADVERTISEMENT

"Anggota sempat memberikan tembakan peringatan, tetapi pelaku tetap melakukan perlawanan dengan menembaki petugas. Karena situasi membahayakan keselamatan anggota, kami melakukan tindakan tegas dan terukur," ujarnya.

Dari penindakan tersebut, satu pelaku bernama Aria Isnandar tewas, sementara enam pelaku lainnya yakni, Afrizal, Erik Kantona, Ardiansyah, Prastia Isnanda, Muhamad Junardi serta Trianjunanda Saputra berhasil diamankan.

Polisi kemudian menggeledah kendaraan para pelaku dan menemukan lima unit baterai tower yang diduga hasil curian, dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan FN beserta amunisi, tiga unit mobil yang digunakan pelaku, serta berbagai peralatan yang diduga dipakai untuk membobol tower telekomunikasi.

Selain itu, petugas turut menemukan dua paket sabu beserta sejumlah plastik klip bekas pakai di dalam kendaraan para pelaku.

"Saat ini enam tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan para pelaku pada aksi pencurian baterai tower di sejumlah lokasi lainnya," tutup Apfryyadi.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads