Diduga Ditembak OTK Pakai Senapan Angin, Pekerja di Banyuasin Luka di Kepala

Sumatera Selatan

Diduga Ditembak OTK Pakai Senapan Angin, Pekerja di Banyuasin Luka di Kepala

Irawan - detikSumbagsel
Senin, 06 Jul 2026 20:00 WIB
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ugurhan)
Banyuasin -

Seorang pekerja perusahaan tambang di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), berinisial SB (34) mengalami luka di bagian kepala. Operator alat berat itu diduga ditembak menggunakan senapan angin oleh orang tak dikenal (OTK). Polisi kini menyelidiki pelaku dan motif penembakan tersebut.

Peristiwa itu terjadi di area Tambang Serumpun PT BCM, Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Penembakan terjadi ketika SB beristirahat dan makan malam di dalam kabin ekskavator. Ketika membuka pintu kabin, korban langsung ditembak oleh pelaku hingga proyektil mengenai kepala sebelah kiri.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Banyuasin untuk mendapatkan perawatan intensif. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, proyektil peluru masih bersarang di dalam kepala korban dan akan diangkat melalui tindakan operasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Bakar mengatakan pihaknya telah menerjunkan Satreskrim Polres Banyuasin bersama Polsek Rantau Bayur untuk mengusut kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

"Satreskrim bersama Polsek Rantau Bayur telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan olah TKP masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian," katanya, Senin (6/7/2026).

Abu mengungkapkan saat ini anggota Reskrim Polres Banyuasin telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, mulai dari mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pihak perusahaan, memeriksa saksi-saksi, memastikan korban mendapat penanganan medis, hingga meningkatkan patroli dan pengamanan di kawasan operasional PT BCM.

"Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui. Kami memastikan proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku sekaligus memastikan situasi keamanan di kawasan tambang tetap kondusif," ungkapnya.




(rep/rep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads