Ribuan warga Muhammadiyah Kota Palembang,Sumatera Selatan melaksanakan salat Id pada hari ini, Jumat (20/3/2026).
Salah satu lokasi pelaksanaan salat Id di Masjid Jami' dan halaman komplek Muhammadiyah Balayudha Palembang. Pantauan detikSumbagsel, Jumat (20/3/2026) ribuan warga Muhammadiyah mulai berdatangan untuk melaksanakan salat Id dari pukul 06.00 WIB. Mereka terdiri dari orang tua, remaja dan anak-anak.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ilir Timur I Palembang, Ridwansyah mengatakan hari ini warga Muhammadiyah melaksanakan salat IdulFitri. Pimpinan pusat sudah mengumumkan bahwa hari ini untuk melaksanakan Idulfitri jadi semua warga ikut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia sudah merayakan IdulFitri hari ini,"katanya.
Menurut Ridwansyah jumlah jemaah yang mengikuti Salat Id sekitar 3.000 orang. Semua tempat sudah terisi penuh oleh jemaah untuk salat.
"Untuk Imam dan Khotimah hari ini yakni Ridwan Hayatuddin. Beliau bersedia menjadi Imam dan Khotib kita hari ini," katanya.
Ridwansyah menjelaskan setiap tahun Muhammadiyah menggunakan metode hisab untuk melihat hilal. Artinya satu tahun sebelum Idulfitri, Muhammadiyah sudah menetapkan berdasarkan hisap.
"Itu Artinya kita tidak mengikuti apa yang dilakukan oleh teman-teman kita yang lain,"ujarnya.
Selain Muhammadiyah di Indonesia yang sudah Idulfitri, hari ini pun di Arab Saudi sudah Idulfitri. Hal ini karena Arab Saudi dan Indonesia berbeda 4 jam. "Jadi kita (Muhammadiyah) sama dengan Arab Saudi. Apa yang diputuskan pimpinan pusat, pimpinan cabang tentu akan mengikuti seluruh kebaikan jalan dan keputusan pimpinan pusat. Jadi semuanya akan taat dan patuh terhadap pimpinan pusat Muhammadiyah," ujarnya.
Ridwansyah menyebut, seluruh pimpinan cabang Muhammadiyah di Kota Palembang melaksanakan salat Idulfitri, termasuk pimpinan ranting, pimpinan wilayah, dan pimpinan daerah juga.
"Meski adanya perbedaan dan di tahun ini ada perbedaan dalam melaksanakan Ramadan dan Idulfitri marilah kita saling meningkatkan ukhuwah islamiyah. Jadi Ramadan itu bukan hanya menahan haus dan lapar tetapi bagaimana kita meningkatkan ukhuwah islamiyah, kepribadian kita agar kita care terhadap sesama ya," katanya.
Selain itu, bertanggungjawab untuk mencerdaskan anak bangsa karena tanggung jawab bersama.
"Jadi kita selalu menjaga kekompakan, kerukunan, kita mengutamakan ukhuwah kita, silaturahmi kita. Jadi itu yang kami tekankan kepada seluruh anggota Muhammadiyah," pungkasnya.
(dai/dai)