Dick Advocaat Mundur sebagai Pelatih Usai Bawa Curacao ke Piala Dunia

Sepakbola Internasional

Dick Advocaat Mundur sebagai Pelatih Usai Bawa Curacao ke Piala Dunia

Adhi Prasetya - detikSumbagsel
Selasa, 24 Feb 2026 14:30 WIB
Football Soccer - Fenerbahce SK v Manchester United - UEFA Europa League Group Stage - Group A - SK Sukru Saracoglu Stadium, Istanbul, Turkey - 3/11/16 Fenerbahce coach Dick Advocaat  Reuters / Osman Orsal Livepic EDITORIAL USE ONLY.
Dick Advocaat mundur sebagai pelatih Curacao (Foto: Reuters / Osman Orsal)
Palembang -

Pelatih Timnas Curacao Dick Advocaat mundur dari jabatannya sebagai pelatih usai membawa negara kecil di Karibia itu lolos ke pentas akbar empat tahunan tersebut. Lantas apa alasannya mundur?

Dilansir detikSport, mundurnya Dick Advocaat sebagai pelatih diumumkan Timnas Curacao pada Senin (23/2/2026). Pria 78 tahun asal Belanda itu cabut karena alasan pribadi, yakni untuk merawat putrinya yang memiliki gangguan kesehatan.

Dia akan digantikan Fred Rutten, eks pelatih PSV Eindhoven yang juga asal Belanda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya selalu katakan bahwa urusan keluarga lebih utama dari sepakbola," ujar Advocaat, dikutip The Guardian.

Advocaat sudah melatih lebih dari 40 tahun. Ia telah memimpin sejumlah klub besar Eropa dan juga beberapa tim nasional seperti Belanda (tiga periode), Belgia, Rusia, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Serbia, dan Irak.

ADVERTISEMENT

Ia pernah membawa PSV juara Liga Belanda, meraih gelar Liga Skotlandia bersama Rangers, serta menjadi kampiun Liga Rusia bareng Zenit Saint Petersburg. Bersama klub terakhir, ia juga meraih trofi Piala UEFA (sekarang Liga Europa) pada 2008.

Advocaat melatih Curacao sejak Januari 2024. Keputusan itu tidaklah mengejutkan karena negara tersebut merupakan bagian dari Kerajaan Belanda. Namun yang menjadi fenomenal adalah ia membawa negara dengan populasi 150 ribu penduduk itu lolos ke Piala Dunia 2026

Dalam kualifikasi ronde ketiga Grup G zona Concacaf yang berakhir pada November lalu, Curacao berhasil finis di urutan teratas dengan 12 poin dari enam laga. Mereka pun mencetak sejarah sebagai negara terkecil yang lolos ke Piala Dunia.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads