Gattuso Mundur dari Pelatih Timnas Italia Usai Gagal ke Piala Dunia

Sepakbola Internasional

Gattuso Mundur dari Pelatih Timnas Italia Usai Gagal ke Piala Dunia

Yanu Arifin - detikSumbagsel
Sabtu, 04 Apr 2026 13:30 WIB
BERGAMO, ITALY - 2026/03/26: Gennaro Gattuso, head coach of Italy, celebrates their victory at the end of the match during the FIFA World Cup 2026 European Play-off semifinal match between Italy and Northern Ireland at New Balance Arena. Final score Italy 2 : 0 Northern Ireland. (Photo by Emanuele Pennacchio/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)
Gennaro Gattuso mundur jadi pelatih Timnas Italia (Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images)
Palembang -

GennaroGattuso memutuskan untuk mundur sebagai pelatih Timnas Italia. Eks pemain AC Milan ini mudnur usai gagal membawa Azzurri ke Piala Dunia 2026.

Dilansir detikkSport, mundurnya Gattuso secara resmi diumumkan Federasi Sepakbola Italia atau FIGC pada Jumat (3/4). Perpisahan ini terjadi dua hari setelah Italia gagal ke Piala Dunia 2026.

"Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dan Gennaro Ivan Gattuso telah secara bersama-sama memutuskan untuk mengakhiri kontrak yang mengikat pelatih asal Calabria tersebut dengan tim nasional sepakbola Italia. FIGC mengucapkan terima kasih kepada Gattuso dan seluruh stafnya atas keseriusan, dedikasi, dan semangat yang mereka tunjukkan selama sembilan bulan terakhir, serta mendoakan kesuksesan terbaik bagi mereka di masa depan," tulis FIGC di situs resminya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gattuso mengaku sedih belum bisa membawa negaranya ke Piala Dunia 2026.

"Dengan rasa sedih di hati, karena belum berhasil mencapai target yang telah kami tetapkan, saya menganggap pengalaman saya sebagai pelatih tim nasional telah berakhir," kata Gattuso di situs resmi Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Jumat.

ADVERTISEMENT

"Seragam Azzurri adalah aset paling berharga yang ada dalam sepakbola, oleh karena itu, sudah sepantasnya evaluasi teknis untuk masa depan segera dilakukan. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Gabriele Gravina dan Gianluigi Buffon, serta seluruh staf Federasi, atas kepercayaan dan dukungan yang selalu mereka berikan kepada saya," sambungnya.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada FIGC karena sudah diberi kesempatan untuk menajadi pelatih Timnas Italia.

"Merupakan suatu kehormatan dapat memimpin tim nasional dan melakukannya bersama sekelompok pemain yang menunjukkan komitmen dan kecintaan terhadap seragam ini. Namun, ucapan terima kasih terbesar saya sampaikan kepada para penggemar, kepada seluruh warga Italia yang dalam beberapa bulan terakhir ini tak pernah berhenti menunjukkan cinta dan dukungan mereka kepada tim nasional. Selalu dengan warna biru di hati," ungkapnya.

Diketahui, Italia gagal ke Piala Dunia 2030 setelah bermain di Stadion Bilino Polje, Zenica, kalah adu penalti 1-4, usai berimbang 1-1 dalam 120 menit.
Hasil itu membuat Italia untuk tiga kali beruntun gagal ke Piala Dunia sejak edisi 2018.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads