Bhayangkara Presisi Lampung FC melanjutkan tren positif usai mengalahkan Persija Jakarta dalam lanjutan Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (5/4/2026). Kemenangan ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi Bhayangkara.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menyebut hasil tersebut sebagai buah kerja keras tim. Ia mengakui pertandingan berjalan tidak mudah, terutama setelah timnya sempat tertinggal lebih dulu.
"Ini pertandingan yang menyenangkan karena kami dapat tiga poin. Tapi tidak mudah, Persija tim yang kuat," kata Munster usai laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Munster mengatakan perubahan strategi menjadi titik balik kebangkitan timnya. Ia juga menyoroti kontribusi sejumlah pemain, termasuk Sidibe yang tampil impresif di laga tersebut.
"Dia punya kualitas besar dan saya sudah menduga dia bisa tampil bagus di pertandingan seperti ini," ujarnya.
Meski menang, Munster tetap memberi catatan pada lini pertahanan. Ia menilai gol yang terjadi di awal laga serta dari situasi bola mati seharusnya bisa diantisipasi lebih baik.
"Saya tidak bisa menerima kebobolan di awal dan dari free kick. Mentalitas kami harus selalu untuk menang," tegasnya.
Di kubu lawan, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menilai timnya memulai pertandingan dengan baik. Persija sempat unggul lebih dulu dan menciptakan sejumlah peluang.
"Kami mulai sesuai rencana, bisa cetak gol dan punya peluang. Tapi setelah itu permainan kami menurun," ujar Souza.
Menurutnya, situasi berubah setelah Persija harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah di babak kedua. Kondisi itu membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan.
"Dengan 10 pemain, pertandingan jadi berbeda. Kami harus lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik," jelasnya.
Hasil ini membawa Bhayangkara naik ke posisi lima klasemen sementara dan memperpanjang catatan positif dalam beberapa pekan terakhir.
(dai/dai)