Aston Villa juara Liga Europa 2025/2026 setelah mengalahkan wakil Jerman, Freiburg dengan skor 3-0. Kemenangan ini menjadi penantian The Villans setelah 44 tahun merasakan manisnya ftofi di kompetisi Eropa.
Laga Freibrug vs Aston Villa berlangsung di Tupras Stadyumu, Kamis (21/5/2026) dini hari WIB.
Gol kemenangan Aston Villa diciptakan Youri Tielemans dan Emiliano Buendia pada babak pertama dan satu gol lagi pada babak kedua oleh Morgan Rogers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bekerja keras untuk ini. Kami bisa tampil bagus dan menang. Momen membahagiakan untuk fans, klub. Kami akan tercatat dalam sejarah. Manajer bilang kepada saya untuk mencetak gol yang simpel-simpel saja dan masuk ke kotak penalti. Saya senang bisa mencetak gol. Saya lelah, tapi gak lelah-lelah banget. Hasilnya akhirnya sepadan," ujar Rogers dikutip detikSport dari situs resmi UEFA.
Penantian 44 Tahun Aston Villa
Kemenangan ini menjadi penantian 44 tahun Aston Villa untuk mencicipi juara di kompetisi Eropa.
Dilansir detikSport, Villa untuk pertama dan terakhir kalinya merajai Eropa pada 1982 saat memenangi Piala Champions.
Saat itu, Aston Villa diperkuat mantan pelatih Timnas Indonesia Peter Withe, Villa kala itu mengalahkan Bayern Munich 1-0.
Juara Liga Europa ini menjadikan gelar kedua Asaton Villa yang keduanya di kompetisi Eropa.
Setelah itu prestasi Villa cenderung naik-turun dan bahkan sempat terdegradasi dari Premier League.
Gelar Kelima Emery
Jika Villa menjuarai Liga Europa untuk pertama kalinya, tidak demikian dengan Emery. Pelatih asal Spanyol itu kini tercatat sudah lima kali mengangkat trofi Liga Europa.
Emery pernah mencatat hat-trick juara Liga Europa bersama Sevilla pada 2013/14, 2014/15, dan 2015/26. Ia kemudian mengantar Villarreal juara kompetisi ini pada 2020/21.
Dengan lima gelar juara Liga Europa, Emery merupakan pelatih tersukses di kompetisi ini. Ia mengikuti jejak Carlo Ancelotti yang mendominasi Liga Champions dengan lima gelar juara.
Jika ditarik lebih luas, Emery gabung daftar elite yang berisi Ancelotti, Jose Mourinho, dan Giovanni Trapattoni yang memenangi final kompetisi Eropa sebanyak lima kali. Tidak ada pelatih yang lebih sukses di kompetisi Eropa selain keempat nama tersebut.
(csb/csb)