Museum Bayt Al-Qur'an Al-Akbar, Paduan Kekuatan Spritual dan Seni Pahat

Sumatera Selatan

Museum Bayt Al-Qur'an Al-Akbar, Paduan Kekuatan Spritual dan Seni Pahat

Rhessya Maris - detikSumbagsel
Sabtu, 31 Jan 2026 00:00 WIB
Pengunjung membaca ayat-ayat suci yang ada di Al Quran Al-Akbar di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (9/4/2022). Keberadaan Al Quran raksasa yang diukir di atas kayu trembesi itu menjadi destinasi wisata religi di Kota Palembang selama bulan suci Ramadhan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
Foto: Megahnya Al-Qur'an Raksasa di Palembang Berukir Tinta Emas (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Palembang -

Kota Palembang hanya terkenal dengan Jembatan Ampera dan pempeknya yang mendunia. Di sudut kota tertua di Indonesia ini, berdiri sebuah mahakarya luar biasa yang memadukan kekuatan spiritual dan keindahan seni pahat. Destinasi tersebut adalah Museum Bayt Al-Qur'an Al-Akbar.

Museum ini sering disebut oleh masyarakat luas sebagai Al-Qur'an Raksasa. Sebutan tersebut sama sekali tidak berlebihan karena pengunjung akan disambut oleh lembaran-lembaran ayat suci yang dipahat di atas kayu tembesu dengan ukuran yang sangat besar.

Bagi detikers yang penasaran dengan wisata religi yang satu ini. Berikut detikSumbagsel akan rangkum informasinya untuk anda, Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah dan Filosofi Pembangunan Bayt Al-Qur'an Al-Akbar

Pembangunan Bayt Al-Qur'an Al-Akbar bermula dari visi besar seorang seniman dan tokoh lokal bernama Sofwatillah Mohzaib.

Proses pembuatannya tidak terjadi dalam semalam. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun, tepatnya sekitar sembilan tahun, untuk menyelesaikan seluruh kepingan ayat suci tersebut.

ADVERTISEMENT

Ketekunan ini membuahkan hasil berupa 30 juz Al-Qur'an yang terpahat indah, menjadikannya salah satu Al-Qur'an pahat kayu terbesar di dunia.

Filosofi di balik pemilihan kayu tembesu bukan tanpa alasan. Kayu tembesu dikenal sebagai material yang sangat kuat, awet, dan tahan lama, melambangkan harapan agar pesan-pesan suci di dalamnya tetap lestari sepanjang masa.

Setiap ukiran dikerjakan dengan penuh ketelitian, menggabungkan gaya kaligrafi khat riq'ah dan motif ukiran khas Palembang yang didominasi warna emas yang akan memberikan kesan mewah, agung, dan sakral secara bersamaan.

Keunikan Arsitektur dan Seni Pahat Bayt Al-Qur'an Al-Akbar

Saat melangkah masuk ke dalam area museum yang terletak di Kecamatan Gandus ini, mata Anda akan langsung tertuju pada struktur bangunan setinggi lima lantai.

Struktur ini dirancang sedemikian rupa untuk menampung lembaran kayu setinggi 1,77 meter dengan lebar 1,4 meter. Total terdapat ratusan keping kayu yang disusun secara artistik sehingga menyerupai jendela-jendela besar yang bisa diputar.

Setiap huruf hijaiyah dipahat dengan presisi tinggi. Ornamen bunga dan pola geometris khas Melayu Palembang membingkai setiap halaman, menciptakan harmoni antara nilai agama dan kearifan lokal.

Penggunaan cat berwarna emas pada huruf-huruf kaligrafi memberikan efek kilauan yang indah saat terkena cahaya lampu atau sinar matahari.

Selain itu, Keunikan lainya dari museum ini adalah lembaran Al-Qur'an yang dipasang pada poros putar. Hal ini memudahkan pengunjung untuk melihat bagian depan dan belakang lembaran kayu tanpa harus berpindah tempat.

Fasilitas dan Pengalaman Pengunjung Bayt Al-Qur'an Al-Akbar

Pemerintah Kota Palembang bersama pengelola museum terus berupaya meningkatkan kenyamanan bagi para wisatawan.

Selain area utama yang berisi pahatan Al-Qur'an, kompleks ini juga menyediakan ruang bagi pengunjung untuk beristirahat, toko suvenir yang menjual kerajinan lokal, serta area parkir yang memadai.

Suasana di dalam museum cenderung tenang dan sejuk, meskipun suhu udara di luar Palembang terkadang cukup panas. Hal ini dikarenakan sirkulasi udara yang baik dan penggunaan material kayu yang mendominasi bangunan.

Lokasi Museum Bayt Al-Qur'an Al-Akbar

Museum Bayt Al-Qur'an Al-Akbar berada di dalam kompleks Pondok Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah. Lokasi pastinya terletak di Jalan Moh. Amin, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Akses Menuju Lokasi Bayt Al-Qur'an Al-Akbar

Akses menuju museum ini cukup mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, meski letaknya sedikit masuk dari pusat keramaian kota.

Jika berangkat dari pusat kota, Anda dapat kendaraan menuju daerah Bukit Besar, kemudian lanjut ke arah Gandus. Waktu tempuh normal berkisar antara 30 hingga 45 menit tergantung kondisi lalu lintas.

Selain menggunakan kendaraan pribadi, anda bisa menggunakan transportasi umum seperti bis kota atau angkutan jurusan Ampera - Tangga Buntung atau Ampera - Bukit Besar.

Setelah sampai, anda dapat turun di pemberhentian dekat Jalan Pangeran Sido Ing Lautan atau titik terdekat Gandus, kemudian melanjutkan perjalanan sebentar dengan jasa ojek.

Jika menggunakan LRT, Anda bisa turun di Stasiun Palembang Icon atau Stasiun Ampera, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi daring seperti ojek atau taksi online agar lebih efisien sampai ke depan pintu masuk museum.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

Berdasarkan data terbaru tahun 2026 dan tarif yang dikelola oleh pihak yayasan, berikut adalah rincian biayanya:

1. Orang dewasa, sebesar Rp 20.000 per orang

2. ⁠Anak-anak, sebesar Rp 15.000 per orang

Museum dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Gunakan pakaian yang sopan dan santun, mengingat ini merupakan wisata religi.

Demikianlah, informasi yang bisa detikSumbagsel rangkum. Semoga bermanfaat dan jangan sampai destinasi ini tidak masuk ke bucket list kalian ya!

Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris Mahasiswa Magang Prima PTKI Kementerian Agama.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads