Sejarah dan Makna Menara Siger Lampung, Destinasi Ikonik yang Wajib Dikunjungi

Sejarah dan Makna Menara Siger Lampung, Destinasi Ikonik yang Wajib Dikunjungi

Muhammad Alyuda Tri Utama - detikSumbagsel
Senin, 16 Feb 2026 07:30 WIB
titik 0
Ilustrasi Menara Siger. (Foto: pariwisatalampung.com)
Lampung -

Menara Siger merupakan salah satu ikon kebanggaan masyarakat Provinsi Lampung, berdiri megah di Bukit Gamping, Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Tempat wisata ini wajib dikunjungi bagi pelancong.

Lokasi Menara Siger berada tidak jauh dari Pelabuhan Bakauheni. Destinasi ini dikenal sebagai titik nol pulau Sumatera dan menjadi pintu gerbang utama Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Menara Siger bukan hanya sekedar bangunan tapi menjadi simbol budaya, sejarah, dan semangat dari masyarakat Lampung menyambut kehadiran pendatang. Berikut detikSumbagsel rangkum informasinya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah Bangunan Menara Siger

Dilansir laman Pariwisata Lampung, Menara Siger mulai dibangun pada awal tahun 2000-an. Peresmiannya dilakukan pada 2008. Wisata ini berada persis di atas bukit sebelah barat bila dilihat dari Pelabuhan Bakauheni.

Pembangunan Menara Siger diawali sebagai bentuk menghadirkan sebuah landmark yang mempresentasikan kekayaan budaya Lampung. Sekaligus menjadi daya tarik wisata yang baru datang berkunjung di Lampung

ADVERTISEMENT

Nama menara sendiri diambil dari mahkota adat Lampung yang disebut siger. Mahkota ini biasanya dikenakan seorang pengantin perempuan dalam upacara pernikahan atau acara adat.

Mengangkat bentuk Siger sebagai bentuk dari menara ini, menyimbolkan simbol bahwa pemerintah tetap ingin melestarikan budaya Lampung yang diabadikan menjadi sebuah bangunan ikonik.

Daya Tarik Menara Siger

Menara Siger memiliki desain arsitektur yang sangat unik dan mudah dikenali. Bangunan ini didominasi warna kuning keemasan yang mencolok. Bentuknya melambangkan keagungan, kemuliaan, serta semangat kebesaran budaya Lampung yang terus memancar.

Bila dilihat dengan cermat, menara ini menyerupai mahkota siger yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna filosofis. Perpaduan antara struktur modern dan sentuhan budaya tradisional menciptakan kesan megah sekaligus elegan.

Selain keindahan arsitektur, daya tarik utama menara siger terletak pada panorama alam yang dapat dinikmati dari ketinggian. Dari area menara, pengunjung dapat menyaksikan hamparan luas Selat Sunda yang membentang dengan biru laut berpadu langit yang cerah.

Aktivitas kapal yang hilir mudik di sekitar Pelabuhan Bakauheni juga menjadi pemandangan menarik tersendiri. Kapal-kapal besar yang bersandar maupun berlayar menuju Pulau Jawa menghadirkan dinamika visual yang memperkaya pengalaman wisata.

Pemandangan ini terasa semakin memukau saat matahari mulai condong ke barat, menciptakan gradasi warna senja yang hangat dan menenangkan. Ketika malam tiba, suasana di Menara Siger berubah menjadi lebih dramatis dan memikat.

Cahaya lampu yang menerangi bangunan memancarkan kilau keemasan yang kontras dengan gelapnya langit malam. Pencahayaan tersebut tidak hanya menonjolkan detail arsitektur, tetapi juga menghadirkan nuansa romantis dan tenang.

Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati gemerlap lampu di kejauhan yang berpadu dengan semilir angin laut, menciptakan suasana yang cocok untuk bersantai maupun menghabiskan waktu bersama orang terkasih.

Didukung oleh fasilitas yang memadai dari pemerintah, seperti area parkir yang luas, taman yang tertata rapi, serta tempat duduk untuk beristirahat, kawasan Menara Siger semakin nyaman untuk dikunjungi.

Kebersihan dan penataan lingkungan yang baik turut menambah nilai positif bagi pengalaman wisata. Tidak heran, jika tempat ini menjadi salah satu lokasi favorit, baik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah

Makna dan Simbol bagi Masyarakat Lampung

Menara Siger memiliki makna simbolis mendalam bagi masyarakat Lampung, siger yang merupakan mahkota adat melambangkan sebuah kehormatan, kebijaksanaan, hingga mengangkat martabat dari seorang perempuan dalam budaya Lampung.

Bagi masyarakat Menara Siger menjadi simbol persatuan dan kebanggaan, terletak di pintu masuk pulau Sumatera menggambarkan keterbukaan dan keramahan masyarakat Lampung menyambut para pendatang yang berdatangan.

Secara sosial Menara Siger memperkuat identitas masyarakat Lampung dan menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya di zaman modernisasi. Itulah makna dan sejarah yang ada pada ikon Lampung. Semoga berguna, ya.

Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads