Gunung Pesagi merupakan gunung tertinggi di Lampung dengan puncak yang berada di ketinggian 2.262 mdpl. Tak hanya terkenal dengan ketinggiannya, gunung memiliki hutan primer dengan dua jalur pendakian dan pemandangan ekosistem yang menawan.
Lokasi gunung Pesagi berada di Desa Pekon, tepatnya di antara Lampung Barat dan sebagiannya berada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Gunung ini berjarak sekitar 245 km dari pusat kota Bandar Lampung dengan waktu tempuh sekitar 5-6 jam menuju lokasi kawasan Gunung Pesagi. Berikut detiksumbagsel telah rangkum ulasan mengenai Gunung Pesagi atapnya Provinsi Lampung agar mengetahui keunikan dan fakta menariknya. Simak, yuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daya Tarik Gunung Pesagi Lampung
Dikutip detikTravel, gunung Pesagi dikenal sebagai salah satu gunung dengan jalur pendakian yang panjang dan cukup menantang, sehingga sangat diminati oleh para pencinta alam dan pendaki berpengalaman.
Medan pendakian yang didominasi tanjakan, jalur hutan yang rapat, serta kontur tanah yang beragam menjadikan perjalanan menuju puncak sebagai pengalaman petualangan yang menguji fisik dan mental. Namun, tantangan tersebut terbayar dengan pemandangan alam yang indah serta udara pegunungan yang sejuk dan segar.
Di sepanjang jalur pendakian, pendaki akan melintasi kawasan hutan lindung Gunung Pesagi yang masih terjaga keasliannya. Hutan ini menyimpan kekayaan flora dan fauna khas pegunungan tropis.
Jika beruntung, para pendaki dapat menjumpai berbagai jenis tanaman cantik, seperti anggrek hutan yang tumbuh alami di pepohonan, serta tumbuhan khas lainnya yang menjadi penanda ekosistem hutan yang sehat.
Selain itu, kawasan ini juga menjadi habitat bagi berbagai satwa liar, mulai dari burung hutan hingga fauna kecil yang hidup bebas di alam. Karena Gunung Pesagi termasuk dalam kawasan hutan lindung, seluruh pengunjung diwajibkan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Pendaki dilarang membuang sampah sembarangan, merusak tanaman, maupun mengganggu satwa liar. Aktivitas perburuan liar juga dilarang keras demi menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan kehidupan flora dan fauna di kawasan ini.
Dengan mematuhi aturan dan menjaga kelestarian alam, setiap pengunjung turut berperan dalam melestarikan Gunung Pesagi agar tetap indah dan lestari. Keindahan alam dan kekayaan hayati Gunung Pesagi bukan hanya untuk dinikmati saat ini, tetapi juga untuk diwariskan kepada generasi mendatang.
Baca juga: 13 Cerita Rakyat dari Lampung |
Jalur Pendakian Gunung Pesagi
Gunung Pesagi memiliki 2 jalur pendakian dengan pemandangan yang indah dan memiliki suasana alam yang masih asri.
1. Jalur Pendakian via Hujung
Jalur Hujang memiliki waktu tempuh pendakian selama sekitar 12 jam untuk melakukan pendakian menuju puncak hingga kembali turun.
2. Jalur Pendakian via Bahway
Jalur Bahway juga memiliki waktu tempuh yang sama dengan waktu sekitar 12 jam, untuk melakukan pendakian ke puncak hingga kembali turun
Biaya Wisata Gunung Pesagi
Umumnya wisata Gunung Pesagi tidak dipungut biaya. Namun, pengunjung akan terkena biaya camping sebesar Rp 10.000 per orang, dan jika ingin menyewa tenda Rp 60.000.
Selain itu, jika membawa kendaraan akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000, dan jika ingin menggunakan jasa pemandu pendakian akan terkena biaya sebesar Rp 500.000.
Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(mep/mep)