Kawasan objek wisata Gunung Dempo dipadati pengunjung pada hari ketiga Lebaran 2026. Arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan namun dapat diurai oleh pihak kepolisian.
Lonjakan wisatawan terlihat signifikan sejak pagi hari, baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang memadati jalur dari Tangga 2001 hingga ke Tugu Rimau. Akibatnya, sempat terjadi kepadatan kendaraan di sejumlah titik yang berada di ruas jalan yang ada di objek wisata Gunung Dempo.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang lebih parah, polisi langsung melakukan diterjunkan untuk melakukan pengamanan, penertiban dan pengaturan arus lalu lintas di kawasan wisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB, petugas aktif melakukan pengaturan kendaraan guna mengurai kepadatan yang terjadi. Selain itu, personel juga memberikan imbauan kepada pengunjung agar tetap mematuhi aturan serta menjaga keselamatan selama berwisata.
Upaya penertiban juga dilakukan melalui penyediaan kantong parkir yang tertib dan aman. Hal ini bertujuan untuk menghindari kemacetan serta menciptakan kenyamanan bagi para wisatawan yang menikmati libur lebaran di kawasan Gunung Dempo.
Tidak hanya itu, aparat kepolisian juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, dengan melakukan langkah preventif guna mencegah aksi kriminalitas dan menolak segala bentuk premanisme di area wisata.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan rasa aman, kepada masyarakat selama momentum libur Lebaran.
"Kami terus berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya di lokasi wisata yang mengalami lonjakan pengunjung," ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur mengimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas.
"Kami mengajak seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan, sehingga libur Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.
(dai/dai)