Tim basket putra, Rajawali Medan kembali menelan kekalahan atas Tim Basket Putra, Pelita Jaya Jakarta dengan skor 66-86 di IBL 2026. Hasil ini menjadi kekalahan beruntun Rajawali Medan yang sebelumnya juga takluk dari Bogor Hornbills dan Satria Muda Pertamina Bandung.
Pertandingan kedua tim berlangsung di GOR Universitas Negeri Medan (UNIMED), Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (28/1/2026). Pantauan detikSumut terlihat antusias warga begitu ramai memadati dalam GOR untuk menyaksikan laga sengit kedua tim. Mulai dari kalangan pelajar hingga orang tua turut menyaksikan pertandingan tersebut.
Skuad Rajawali Medan di laga ini diperkuat, Ater James Majok (3), Likemo Victor Deo Putra Conrad (4), Antonio Kurtis Hester (5), Alexandro Manuel (6), Jordan Oei (7), Darryl Winata (8), Jason Prawira Djaja Atmaja (11), Yeremia Yeremia (13), David Ebenezer Frans (15), Leonardo Effendy (17), Samuel Devin Susanto (20), serta Gede Elgi Wimbardi (77).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertandingan, di set pertama berjalan sengit. Pelita Jaya Jakarta sukses mencuri keunggulan tipis 17-16 atas Rajawali Medan, membuka laga panas sejak menit awal. Lanjut set kedua aksi kejar-kejaran poin pun terjadi, Rajawali Medan belum mampu merebut skor, dari Pelita Jaya yang unggul dengan skor 36-41.
Memasuki set ketiga Pelita Jaya tampil begitu gemilang, hingga tetap memimpin dengan skor yang cukup jauh 65-50. Hingga di babak akhir Rajawali Medan harus menelan kekalahan atas Pelita Jaya Jakarta yang tampil memukau dengan skor 66-86.
Menanggapi kekalahan tersebut, Pelatih Rajawali Medan, Efri Meldi menilai faktor konsistensi jadi kunci yang hilang di laga ini, ditambah beberapa adjustment yang dinilai fatal membuat ritme permainan tim kurang maksimal hingga akhir pertandingan.
"Menurut saya itu kita butuh konsistensi aja tuh sampai akhir, nah terlihat di game ini anak-anak enggak konsistensi, ya ada beberapa poin adjustment yang fatal banget tadi," kata Efri pada awak media dalam Press Conference usai laga.
Ia menyoroti absennya Brandone membuat lawan punya celah permainan. Dengan hanya dua pemain impor di lapangan sesuai regulasi musim ini, tim mengaku kesulitan melakukan adjustment. Situasi ini disebut butuh detail dan kedisiplinan tinggi dari para pemain.
"Tadi sebenarnya tanpa Brandon lawan memang ada satu sisi lemahnya, karena kita bermain dengan dua impor dan untuk memang regulasi di tahun ini ya itu kesusahan kita dalam melakukan adjustment. Yang jadi masalah nanti kita main dua impor dan itu yang menurut kita butuh detail dan pemain harus disiplin," tutupnya.
Rajawali Medan akan menjalani laga berikutnya di pekan keempat IBL 2026 yang akan menjamu Tim Basket Putra, Hangtuah Jakarta pada Sabtu (31/1/2026) di GOR Universitas Negeri Medan, Medan.
Artikel ini ditulis Nanda M Marbun, Peserta Maganghub Kemnaker di BeritaKlik.
(dhm/dhm)
