Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meresmikan sejumlah sekolah yang sudah direvitalisasi di Bener Meriah dan Aceh Tengah. Sekolah-sekolah itu sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang dan longsor akhir November lalu.
Mu'ti meresmikan secara simbolis sekolah saat berkunjung ke SDN 12 Bintang, Aceh Tengah, Kamis (29/1/2026). Guru besar itu sempat meninjau langsung bangunan kelas yang rusak parah akibat tertimbun longsor.
Di halaman SDN 12 terdapat tenda sebagai ruang belajar darurat yang dibangun Kemendikdasmen. Selain itu, Mu'ti juga sempat menyapa siswa yang menunggunya di halaman sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah melihat kerusakan, Mu'ti masuk ke satu ruangan untuk meneken prasasti tanda peresmian. Sekolah yang diresmikan usai revitalisasi di antaranya SD, SMA, SMK hingga SLB yang tersebar di dua daerah di dataran tinggi Gayo.
"Kami juga meresmikan sekolah-sekolah di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah yang sudah selesai pembangunan untuk revitalisasi tahun 2025 sudah selesai 100 persen," kata Mu'ti kepada wartawan.
Menurutnya, sekolah yang sudah direvitalisasi di Aceh Tengah sebanyak 36 sekolah dan Bener Meriah sekitar 17 sekolah. Dia berharap siswa dapat bersekolah kembali secara normal.
"Ini sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar bagi para murid," jelas Mu'ti.
Di Aceh Tengah, Mu'ti dan rombongan juga sempat berkunjung ke SMP Negeri 22. Kondisi sekolah disebut tidak memungkinkan dipakai lagi sehingga rencananya proses belajar mengajar akan direlokasi.
"Kami sudah berbicara dengan Pak Bupati untuk nanti direlokasi ke tempat yang sudah disiapkan Pak Bupati dan insyaallah nanti akan mendapatkan bantuan unit sekolah baru di tahun 2026," ujarnya.
Sementara untuk di SDN 12 Bintang akan ditambahkan ruang kelas baru serta akan diusahakan dibangun rumah dinas guru. Pihak sekolah juga memohon bantuan Starlink untuk memudahkan proses belajar mengajar.
"Sekolah ini sudah menerima bantuan IFP (layar televisi) dari Pak Presiden sehingga dengan Starlink itu nanti pembelajaran bisa lebih baik lagi," kata Mu'ti.
(agse/mjy)