Apakah Telapak Tangan Sering Basah Tanda Sakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Apakah Telapak Tangan Sering Basah Tanda Sakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Devandra Abi Prasetyo - detikSumut
Rabu, 04 Feb 2026 07:00 WIB
Ilustrasi telapak tangan basah.
Foto: Ilustrasi telapak tangan basah. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Sebagian orang berpikir bahwa telapak tangan yang sering basah atau berkeringat menjadi salah satunya tanda penyakit jantung, terlebih jika kondisi ini muncul secara tiba-tiba. Namun, apakah kedua hal itu saling berkaitan?

Dilansir detikHealth, spesialis jantung dan pembuluh darah dari BraveHeart RS Brawijaya Saharjo, dr Dian Larasati, SpJP(K) FIHA FSCAI mengatakan tidak ada hubungan antara telapak tangan sering basah dengan tanda penyakit jantung.

"Nggak ada ya. Nggak pernah ada penjelasan telapak tangan basah itu jadi penyakit jantung," kata dr Dian kepada BeritaKlik, Kamis (29/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan kemungkinan kondisi ini terjadi akibat faktor keturunan atau genetik semata.

"Nah kalau memang mau tahu benarnya, memang harus dicek. Apakah itu berhubungan atau tidak," katanya.

ADVERTISEMENT

Kemungkinan Hiperhidrosis

Senada, spesialis jantung dan pembuluh darah dr Deddy Hermawan Susanto, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FAPSC mengatakan telapak tangan yang mudah berkeringat karena hiperhidrosis, kemungkinan terjadi akibat cuaca panas, stres, atau rasa cemas.

"Kalau suka keringetan di tangan itu karena metabolismenya tinggi. Sebenarnya tidak ada berkaitan langsung dengan penyakit jantung," kata dr Deddy.

Dikutip detikHealth dari Mayo Clinic dan Healthline, hiperhidrosis bisa terjadi pada tangan, kaki, ketiak, atau wajah. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi, selain lingkungan yang panas, olahraga, hingga merasa cemas atau stres.

Meskipun hanya sekadar keluar keringat pada tubuh, hiperhidrosis juga perlu mendapatkan pertolongan serius apabila menunjukkan beberapa tanda seperti pusing, lalu nyeri di dada, tenggorokan, rahang, lengan, bahu, kulit terasa dingin, hingga denyut nadi cepat.

Penggunaan antiperspiran bisa dipilih untuk menghentikan keringat yang berlebih di area tubuh, termasuk tangan. Antiperspiran bekerja dengan cara mengurangi kelembapan.

Selain itu, bisa menggunakan baking soda atau soda kue karena bersifat basa. Bahan ini dapat mengurangi keringat dan membuat keringat menguap dengan cepat.

Campurkan beberapa sendok teh soda kue dengan air hingga membentuk pasta. Gosokkan pasta tersebut ke tangan selama sekitar lima menit, lalu cuci.

Artikel ini telah tayang di detikHealth, baca selengkapnya di sini




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads