Pria di Inhil Tersedak Paku 5 Cm hingga Paru-paru saat Perbaiki Kamar Anak

Riau

Pria di Inhil Tersedak Paku 5 Cm hingga Paru-paru saat Perbaiki Kamar Anak

Raja Adil Siregar - detikSumut
Kamis, 05 Feb 2026 16:55 WIB
Tersedak Tulang Ayam, Wanita Ini Mengatasi dengan Minum Soda
Ilustrasi (Foto: Ilustrasi iStock)
Pekanbaru -

Seorang pria berusia 52 tahun asal Indragiri Hilir, Riau, mengalami tersedak paku paku 5 cm. Pasien tersedak paku ketika memperbaiki kamar sang anak.

Peristiwa itu terjadi pada 26 Januari 2026 kemarin. Korban selanjutnya dibawa ke RS Puri Husada Tembilahan lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami baru saja berhasil menangani pasien dengan keluhan yang cukup langka, yakni tersedak paku. Pasien ini berusia 52 tahun. Biasanya kami menangani pasien dengan keluhan tersedak jarum, kacang-kacangan, dan juga kancing baju yang sering. Namun kali ini tersedak paku," ucap Dokter Spesialis Paru RSUD Arifin Achmad dr Nori Purnama, Kamis (5/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melakukan pemeriksaan foto thorax. Saat itu baru diketahui ada tampak paku di daerah saluran pernapasan yaitu paru-paru. Pasien tersedak, kalau tertelan masuknya ke saluran pencernaan," katanya.

ADVERTISEMENT

Pasien tersedak paku ketika memperbaiki kamar sang anak. Saat itu paku diletakkan di mulut, lalu terpeleset hingga membuat pasien tersedak paku.

"Setelah mengetahui posisi paku tersebut, kami dari tim paru dan anastesi kemudian melakukan tindakan bronkoskopi tanpa harus melakukan bedah. Karena kondisi pasien cukup berat. Kami melakukan pembiusan total kepada pasien," ujarnya.

Setelah dilakukan tindakan cepat oleh tim dokter RSUD, saat ini kondisi pasien sudah stabil. Bahkan tak lagi mengalami keluhan sesak nafas setelah pemulihan dan diberi antibiotik serta anti radang.

"Alhamdulillah kondisi pasien stabil. InsyaAllah dalam dua hingga tiga hari ke depan sudah bisa pulang," katanya.

Saat ini, peralatan yang dimiliki RSUD Arifin Achmad dalam penanganan paru diklaim sangat lengkap. Pihaknya juga mengimbau kepada remaja yang kerap memakai jarum pentul agar tak diletakkan di mulut karena bisa tersedak.

"Biasanya para remaja sering meletakkan jarum pentul di mulut saat pakai jilbab, kemudian bercanda dan akhirnya tersedak. Kasus seperti itu yang paling banyak kami tangani selama ini," katanya.

RSUD Arifin Achmad sendiri kini tercatat memiliki 10 dokter paru dengan berbagai divisi. Bahkan dari segi dokter dan alat yang dimiliki sudah sangat cukup, karena itu jika ada yang perlu dirujuk bisa ke RSUD Arifin Achmad.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Menongkah Kerang, Tradisi Unik di Indragiri Hilir "
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads