Penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 Jatuh ke Laut, Diduga Tahanan Polres Anambas

Kepulauan Riau

Penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 Jatuh ke Laut, Diduga Tahanan Polres Anambas

Alamudin Hamapu - detikSumut
Jumat, 06 Feb 2026 18:19 WIB
Tangkapan Layar proses evakuasi penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 dievakuasi dengan kapal nelayan. (dok. Istimewa)
Foto: Tangkapan Layar proses evakuasi penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 dievakuasi dengan kapal nelayan. (dok. Istimewa)
Kepulauan Anambas -

Seorang penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 dilaporkan terjatuh ke laut saat kapal berlayar dari Pelabuhan Kuala Maras menuju Pelabuhan Matak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri). Penumpang tersebut diduga merupakan tahanan Polres Anambas.

General Manager ASDP Cabang Batam, Andri Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut insiden itu terjadi pada Kamis (5/2) sekira pukul 18.00 WIBdi perairan sekitar Tanjung Pedas, Tarempa, Anambas.

"Kejadiannya sore kemarin. Begitu menerima laporan, nakhoda segera melakukan manuver pencarian di sekitar lokasi kejadian sesuai prosedur keselamatan," kata Andri, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam proses pencarian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Upaya penyelamatan turut dibantu oleh perahu nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Mengingat kondisi gelombang saat itu, proses evakuasi dilakukan melalui perahu nelayan yang kemudian membawa korban menuju Pelabuhan Tarempa," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Setibanya di darat, korban langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"ASDP terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan pelayaran dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Andri mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan agar selalu mematuhi ketentuan keselamatan selama berada di atas kapal serta mengikuti arahan awak kapal demi menjaga keselamatan bersama.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu mematuhi ketentuan keselamatan selama berada di atas kapal serta mengikuti arahan awak kapal demi menjaga keselamatan bersama," ujarnya.

Dari informasi yang diterima, salah satu penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 yang ikut dalam pelayaran tersebut menyebutkan bahwa penumpang yang terjatuh ke laut diduga merupakan seorang tahanan. Pria tersebut diduga sengaja melompat ke laut.

"Kami dapat informasi di atas kapal bahwa yang melompat itu tahanan. Tahanan tersebut dibawa dari Tanjung Uban, Bintan, dengan tujuan Pelabuhan Matak, Anambas," ujar salah seorang penumpang.

Kapolres Bantah

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka memastikan pria yang dilaporkan terjatuh ke laut bukan merupakan tahanan kepolisian.

"Yang bersangkutan bukan tahanan," kata I Gusti saat dikonfirmasi, Jumat (6/2/2026).

I Gusti menjelaskan, pria yang melompat tersebut sebelumnya dibawa oleh pihak kepolisian untuk keperluan mediasi terkait dugaan kasus penipuan. Yang bersangkutan diduga menjual sebuah rumah yang bukan miliknya kepada korban.

"Dia melakukan penipuan terhadap pelapor, sehingga kami berusaha melakukan mediasi. Kami bawa ke Anambas untuk membantu proses penyelesaian masalah," ujarnya.

I Gusti menuturkan, selama perjalanan menuju Anambas, pria tersebut dalam kondisi baik dan kooperatif. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda bahwa yang bersangkutan berada dalam tekanan.

"Dia ikut baik-baik saat dibawa ke Anambas. Rencananya memang akan dilakukan mediasi agar uang pelapor bisa kembali," jelasnya.

Pria yang melompat dari kapal tersebut diketahui pernah tinggal di Anambas dan diduga menjual sebuah rumah yang ternyata milik orang lain. Rumah itu sempat dikontrakkan, kemudian orang yang mengontrak diminta untuk membeli rumah tersebut.

"Rumah itu bukan miliknya. Jadi kami bantu pelapor untuk menyelesaikan masalahnya secara mediasi terlebih dahulu," ujarnya.

Terkait insiden di atas kapal, Kapolres menduga pria tersebut nekat melompat ke laut karena merasa takut bertemu dengan pelapor saat proses mediasi berlangsung.

"Itu bukan tahanan. Mungkin dia takut ketemu pelapor sehingga nekat melompat," ujarnya.

Beruntung, pria tersebut berhasil diselamatkan dan dalam kondisi sehat. Saat ini, yang bersangkutan telah mendapatkan penanganan medis dan tengah dimintai keterangan di Polres Anambas.

"Kondisinya sehat setelah melompat dari kapal. Sudah kita tangani secara medis dan saat ini diminta keterangan," tambahnya.

I Gusti menegaskan, apabila proses mediasi tidak menemukan titik temu dan unsur pidana terpenuhi, pihak kepolisian akan melanjutkan perkara tersebut ke tahap penyidikan.

"Jika mediasi tidak ada titik temu dan unsur terpenuhi, kita akan lanjutkan ke tahap sidik," ujarnya.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Pemilik Hotel Da Vienna Batam Jadi Tersangka Korupsi Pajak"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads